ekonomi

Data Penerimaan Pajak Februari 2026 Tunjukkan Tren Positif, Dampaknya Terhadap Stabilitas APBN

Rabu, 25 Maret 2026 | 22:30 WIB
Menkeu Purbaya.Aktivitas transaksi ritel meningkat menjelang Lebaran 2026 menjadi salah satu faktor utama lonjakan penerimaan PPN Indonesia. (Dok. Instagram @menkeu)

Wacana Penyesuaian Tarif PPN Masih Dikaji Secara Hati Hati

Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya membuka ruang evaluasi tarif PPN sesuai amanat Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

Ia menyebut penurunan tarif satu persen berpotensi mengurangi penerimaan hingga Rp70 triliun sehingga keputusan harus sangat terukur.

Baca Juga: Pemerintah Naikkan Produksi Batu Bara 2026 Demi Stabilitas Energi Nasional dan Defisit APBN Tetap Aman

Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dirinya bukan pengambil keputusan spekulatif dan akan melihat tren ekonomi terlebih dahulu.

Kebijakan tarif akan tetap mempertimbangkan keseimbangan antara penerimaan negara dan daya beli masyarakat.

Momentum Konsumsi Domestik Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Penerimaan Pajak

Peningkatan konsumsi masyarakat menjelang Lebaran turut berkontribusi terhadap pertumbuhan penerimaan pajak berbasis konsumsi.

Baca Juga: Cerita Hangat Denada Dan Ressa Rossano Jadi Inspirasi Pentingnya Komunikasi dalam Kehidupan

Kelompok usia produktif menjadi motor konsumsi sehingga aktivitas ekonomi domestik kembali bergerak lebih dinamis.

Media arus utama sebelumnya melaporkan konsumsi rumah tangga tetap menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Kondisi ini memperkuat peran kebijakan fiskal adaptif dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan penerimaan pajak 2026.****

Halaman:

Tags

Terkini