Satuan tugas tersebut berfungsi menerima pengaduan langsung terkait perizinan, hambatan administratif, hingga dugaan praktik tidak adil terhadap investor.
“Kami ingin semua proyek harus layak secara bisnis, bankable, dan memberikan keuntungan nyata bagi investor,” ujar Prabowo.
Energi Hijau dan Kendaraan Listrik Jadi Proyek Strategis Masa Depan
Presiden menjelaskan transformasi energi menjadi prioritas untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Indonesia menargetkan pengembangan energi surya hingga 100 gigawatt dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian strategi energi berkelanjutan nasional.
Selain itu, Indonesia juga mempercepat pengembangan biofuel berbasis kelapa sawit, singkong, tebu, dan jagung untuk mendukung diversifikasi energi domestik.
Baca Juga: Fakta di Balik Aksi No Kings di AS, Dari Kota Besar Hingga Basis Tradisional Pendukung Pemerintah
Prabowo juga menyoroti potensi konversi sekitar 114 juta sepeda motor berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik secara bertahap.
Program kendaraan listrik dinilai dapat mengurangi impor energi sekaligus menciptakan peluang industri baru berbasis teknologi bersih.
Rekam Jejak Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Kepercayaan Investor Global
Prabowo menegaskan reputasi Indonesia sebagai negara yang konsisten memenuhi kewajiban utang menjadi faktor penting menjaga kepercayaan investor internasional.
Baca Juga: Fakta di Balik Aksi No Kings di AS, Dari Kota Besar Hingga Basis Tradisional Pendukung Pemerintah
Ia menyebut Indonesia tidak pernah gagal bayar utang sepanjang sejarah republik, meskipun menghadapi berbagai tekanan ekonomi global.
Menurut dia, konsistensi kebijakan lintas pemerintahan menjadi bukti stabilitas ekonomi Indonesia yang patut diperhitungkan investor global.
Latar belakang kerja sama Indonesia-Jepang sendiri telah berlangsung puluhan tahun melalui perdagangan, investasi manufaktur, serta transfer teknologi industri strategis.
Baca Juga: Pemerintah Cari Jalur Aman 2 Kapal Pertamina di Tengah Risiko Konflik Global Selat Hormuz Memanas