ekonomi

Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Lebih Baik, Pemerintah Fokus Konsumsi, Desa Nelayan, dan Koperasi

Minggu, 15 Februari 2026 | 22:13 WIB
Presiden Prabowo. Forum Indonesia Economic Outlook menjadi panggung bagi pemerintah memaparkan optimisme ekonomi Indonesia dengan fokus pada penurunan kemiskinan dan penguatan konsumsi domestik. (Instagram.com @prabowo)

BISNIS 24JAM - Seberapa realistiskah optimisme pemerintah bahwa ekonomi Indonesia akan menghadirkan kejutan positif dalam waktu dekat?

Apakah berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi mampu menjadi fondasi pertumbuhan berkelanjutan di tengah tantangan global?

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinan terhadap prospek ekonomi Indonesia dalam forum Indonesia Economic Outlook pada Jumat (13/2/2026).

Baca Juga: Strategi Swasembada Pangan 2026: 13 Perpres Baru Dorong Produksi Beras Nasional Naik 13% dan Stok Tertinggi

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat melalui kebijakan berbasis masyarakat dan sektor produktif.

Optimisme ini muncul di tengah dinamika global yang masih diwarnai ketidakpastian geopolitik dan perlambatan ekonomi beberapa kawasan.

Optimisme Presiden Tentang Kejutan Ekonomi Indonesia Tahun Mendatang

Presiden menyatakan pemerintah terus menjaga stabilitas makroekonomi sambil mendorong pertumbuhan melalui berbagai program strategis nasional.

Baca Juga: Deforestasi Picu Ledakan Populasi Nyamuk, IPB Ingatkan Risiko Penyakit Tular Vektor Meningkat Drastis

Ia menilai capaian ekonomi tahun lalu menjadi fondasi bagi pertumbuhan lebih tinggi pada tahun ini dan beberapa tahun mendatang.

“Para pakar silakan menilai, saya percaya bahwa kita akan membuat kejutan demi kejutan,” ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.

Evaluasi Dampak Program Sosial Terhadap Pertumbuhan Konsumsi Domestik

Pemerintah mencatat konsumsi rumah tangga tumbuh 4,98 persen sepanjang tahun lalu, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 4,94 persen.

Baca Juga: Sebanyak 38 Saham Disuspensi Bursa Efek Setelah Sorotan MSCI Terkait dengan Free Float Emiten

Program Makan Bergizi Gratis dinilai berkontribusi terhadap peningkatan konsumsi dan aktivitas ekonomi masyarakat lapisan bawah.

Langkah tersebut dipandang sebagai strategi memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan daya beli masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini