“Cadangan kita tertinggi sepanjang sejarah, kita pastikan stok cukup, harga stabil, dan petani tetap untung,” ujar Andi Amran Sulaiman, Jumat (17/4/2026).
Pendapatan Petani dan NTP Naik Tunjukkan Dampak Ekonomi Nyata
Total pendapatan sektor pertanian meningkat Rp437,25 triliun yang berasal dari kenaikan produksi dan kontribusi ekspor komoditas unggulan nasional.Baca Juga: Di Tengah Krisis Global Indonesia Justru Surplus Pupuk dan Siap Ekspor ke India dan Australiatahun terakhir, yang mencerminkan peningkatan daya beli dan kesejahteraan petani secara signifikan.
PDB sektor pertanian pada 2025 tumbuh 5,74 persen, tertinggi dalam 25 tahun terakhir, menjadikan sektor ini sebagai pilar penting pertumbuhan ekonomi nasional.
Reformasi Struktural Dan Modernisasi Jadi Kunci Keberlanjutan Pertanian
Efisiensi biaya produksi berhasil ditekan hingga 50 persen dan produktivitas meningkat hingga 100 persen melalui penerapan teknologi pertanian modern.
Transformasi ini diperkuat deregulasi kebijakan serta pemberantasan praktik mafia pangan yang selama ini menghambat distribusi dan produksi.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Stabil Hingga 2026, Stok Energi Nasional Aman dan Terjaga
“Kita bereskan dari hulu sampai hilir, hasilnya pertanian tumbuh, petani sejahtera, dan Indonesia semakin kuat,” tegas Andi Amran Sulaiman.
Sebagai latar belakang, tren penguatan ini melanjutkan kebijakan pemerintah dalam mempercepat swasembada pangan dan hilirisasi komoditas sejak beberapa tahun terakhir.****