• Sabtu, 18 April 2026

Minyak Goreng Aman Tapi Minyakita Berkurang, Ini Penjelasan Lengkap Mendag Soal Kondisi Pasar Saat Ini

Photo Author
Tim 24 Jam News, Bisnis 24 Jam
- Jumat, 17 April 2026 | 10:37 WIB
Rak minyak goreng di pasar tradisional menunjukkan variasi produk yang tersedia selain Minyakita. Mendag Budi Santoso. (Dok. Instagram @budisantosofficial)
Rak minyak goreng di pasar tradisional menunjukkan variasi produk yang tersedia selain Minyakita. Mendag Budi Santoso. (Dok. Instagram @budisantosofficial)

NEWS SUMMARY:

  • Distribusi Minyakita bergantung pada ekspor CPO sehingga volumenya fluktuatif mengikuti kebijakan DMO pemerintah
  • Masyarakat diimbau tidak hanya bergantung pada Minyakita sebagai acuan harga dan ketersediaan minyak goreng
  • Kementerian Perdagangan rutin memantau pasar tradisional untuk memastikan distribusi minyak goreng tetap normal dan stabil

BISNIS24JAM.COM - Mengapa Minyakita terlihat berkurang di pasar sementara minyak goreng tetap tersedia?

Apakah benar kelangkaan terjadi atau hanya persepsi akibat perubahan distribusi?

Kelangkaan Minyakita Tidak Sama dengan Krisis Minyak Goreng Nasional

Menteri Perdagangan Memdag) Budi Santoso menegaskan bahwa kabar kelangkaan minyak goreng tidak sepenuhnya akurat karena pasokan nasional masih mencukupi.

Baca Juga: Rute Pelayaran Global Bergeser Akibat Selat Hormuz Terganggu, Pelabuhan Mauritius Jadi Titik Strategis Baru

Ia menyebut bahwa yang terjadi adalah keterbatasan Minyakita di beberapa titik distribusi, bukan kekurangan minyak goreng secara umum.

Menurutnya, masyarakat perlu melihat kondisi pasar secara menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada satu merek tertentu.

Minyakita Dirancang Sebagai Instrumen Stabilisasi Harga Pemerintah

Budi Santoso menjelaskan bahwa Minyakita sejak awal dirancang sebagai alat intervensi pemerintah untuk menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga: Kebijakan Fiskal Indonesia Jadi Sorotan Global, Investor Lirik Peluang Besar di Tengah Ketidakpastian

Program ini muncul saat lonjakan harga CPO global mendorong produsen mengalihkan pasokan ke ekspor sehingga pasar domestik sempat tertekan.

Melalui skema ini, pemerintah memastikan ketersediaan minyak goreng dengan harga terkontrol di tengah fluktuasi pasar internasional.

Volume Minyakita Mengikuti Dinamika Ekspor CPO Nasional

Ia menegaskan bahwa volume Minyakita tidak bersifat tetap karena bergantung pada tingkat ekspor yang dilakukan produsen minyak sawit.

Baca Juga: IMF Sebut Ekonomi Indonesia Tangguh, Investor Global Siap Tambah Investasi ke Pasar Domestik

Ketika ekspor meningkat, kewajiban DMO mendorong lebih banyak Minyakita beredar, sementara saat ekspor turun, distribusinya ikut menyesuaikan.

Kondisi ini dinilai sebagai mekanisme normal dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan domestik dan kepentingan ekspor nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X