BISNIS 24 JAM - Sejauh mana konsumsi rumah tangga mampu menjaga resiliensi ekonomi Indonesia di tengah perlambatan sektor eksternal global?
Apakah stimulus fiskal dan pemulihan investasi cukup kuat untuk mengantarkan pertumbuhan ekonomi Indonesia menutup 2025 dengan kinerja solid?
Optimisme terhadap ekonomi Indonesia menguat menjelang akhir 2025, didukung konsumsi domestik yang tetap terjaga dan pemulihan investasi.
Baca Juga: Keputusan Cepat Prabowo di Kertanegara Usai Telepon Penting Terkait Kegaduhan Pasar Modal
Bank Mandiri melalui Office of the Chief Economist memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 mencapai 5,23 persen secara tahunan.
Capaian ini mencerminkan ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung.
Konsumsi Rumah Tangga Tetap Menjadi Pilar Pertumbuhan
Konsumsi rumah tangga diproyeksikan tumbuh 5,0 persen secara tahunan pada kuartal IV 2025.
Baca Juga: Rp 155 Triliun Dana Mengalir ke Luar Negeri dari Emas Ilegal, PPATK Ungkap Skema Transaksi
Pertumbuhan ini meningkat dibandingkan kuartal III 2025 yang tercatat sebesar 4,9 persen.
Konsumsi tetap menjadi penyumbang terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menyampaikan bahwa stimulus pemerintah berperan menjaga daya beli masyarakat.
Baca Juga: Kerja Sama Mineral Strategis, Amerika Serikat Bidik Vietnam sebagai Basis Baru Industri Tanah Jarang
Ia menilai peningkatan aktivitas ritel selama libur akhir tahun turut mendorong konsumsi.
Kondisi tersebut memperkuat permintaan domestik pada penghujung 2025.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Tanggung Jawab Eks Pimpinan BUMN Atas Aset Negara 1,04 Triliun Dolar AS
Pertemuan Kertanegara Ungkap Keputusan Prabowo Minta Pejabat Mundur Usai Pasar Modal Anjlok Tajam
Harga Pangan Melandai Awal 2026, Deflasi Januari Jadi Indikator Efektivitas Intervensi Pemerintah
Manipulasi Pasar Modal Diselidiki, IPO PIPA dan Kasus Terkooeksinya IHSG Jadi Sorotan Bareskrim
Red Notice Interpol Tidak Mengikat, Kejaksaan Agung Jelaskan Strategi Kejar Riza Chalid di Luar Negeri
Bukan Mistis, Ini Penjelasan Ilmiah IPB University Terkait Soal Hewan Memutari Bangkai Dan Objek Asing
Rp 992 Triliun Perputaran Uang PETI Terbongkar PPATK Aliran Dana Emas Ilegal Menembus Luar Negeri
Fakta Perjalanan Presiden: Prabowo Pakai 1 Pesawat Kepresidenan Selama 12 Bulan Terakhir
Prilly Latuconsina Buka Suara Soal Open To Work LinkedIn, Fakta Polemik dan Permintaan Maaf Publik
Sidang Perdana Gugatan KLH Uji Kerusakan Lingkungan Tambang Martabe dengan Nilai Rp226 Miliar