• Sabtu, 18 April 2026

Realisasi Investasi Rp1.931 Triliun 2025 Dinilai Kunci Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Photo Author
Tim 24 Jam News, Bisnis 24 Jam
- Selasa, 17 Februari 2026 | 06:18 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan paparan terkait target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinilai harus mencapai 7% untuk menyerap tenaga kerja baru nasional.   (Instagram.com @Menkeuri)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan paparan terkait target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinilai harus mencapai 7% untuk menyerap tenaga kerja baru nasional. (Instagram.com @Menkeuri)

BISNIS24JAM.COM - Seberapa besar dampak perundingan tarif Indonesia–Amerika Serikat bagi industri dalam negeri?

Akankah kebijakan ekonomi terbaru pemerintah mampu memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global dan investasi internasional?

Pertemuan Presiden dengan menteri ekonomi di Hambalang menyoroti strategi pemerintah memaksimalkan manfaat perundingan tarif dengan Amerika Serikat bagi industri dan investasi nasional.

Baca Juga: Alasan Papan Daur Ulang Plastik Jadi Tren Bangunan Ramah Lingkungan Pabrik Mini 2026

Hambalang Jadi Pusat Konsolidasi Kebijakan Ekonomi Nasional Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan terbatas bersama jajaran menteri ekonomi di Hambalang, Bogor, pada Minggu (15/2/2026) malam.

Pertemuan tersebut merupakan agenda penting terkait negosiasi tarif dengan Amerika Serikat yang segera ditandatangani.

Hadir dalam rapat tersebut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Mensesneg Prasetyo Hadi.

Baca Juga: Optimisme Ekonomi 2026 Menguat, Kadin Tekankan Kunci Pertumbuhan dan Stabilitas Investasi Nasional

Fokus Pemerintah Tingkatkan Daya Saing Industri Dalam Negeri

Presiden menekankan bahwa setiap hasil perundingan harus memberikan manfaat konkret bagi Indonesia, khususnya dalam meningkatkan produktivitas industri domestik.

Arahan tersebut mencerminkan strategi pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara keterbukaan perdagangan dan perlindungan industri nasional.

Pemerintah juga ingin memastikan kesepakatan tarif mampu memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,11 Persen 2025 Belum Cukup Kurangi Tekanan Pasar Tenaga Kerja

Perundingan Tarif Diharapkan Dorong Investasi dan Ekspor Nasional

Menteri Investasi Rosan Roeslani menegaskan kebijakan tarif yang tepat dapat menarik investasi baru dan memperluas ekspor produk manufaktur Indonesia.

Ia menyebut sektor hilirisasi menjadi fokus utama karena memberikan nilai tambah tinggi serta mendukung transformasi ekonomi nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X