• Sabtu, 18 April 2026

Rencana Impor 105000 Kendaraan Koperasi Merah Putih Picu Pertanyaan Efektivitas Investasi Danantara

Photo Author
Tim 24 Jam News, Bisnis 24 Jam
- Senin, 23 Maret 2026 | 05:30 WIB
Mobil impor Mahindra dari India. Sorotan publik terhadap utang Danantara yang disebut mendekati Rp300 triliun menjadi bagian evaluasi efektivitas strategi investasi pemerintah. (Dok. mahindra.id)
Mobil impor Mahindra dari India. Sorotan publik terhadap utang Danantara yang disebut mendekati Rp300 triliun menjadi bagian evaluasi efektivitas strategi investasi pemerintah. (Dok. mahindra.id)

Menurutnya, strategi tersebut dapat menjadikan Danantara sebagai instrumen pembiayaan pembangunan tanpa menambah tekanan fiskal pemerintah.

Reformasi Tata Kelola Jadi Syarat Danantara Mencapai Target Ekonomi Nasional

Ia juga menekankan reformasi tata kelola sebagai syarat agar Danantara tidak hanya menjadi pengelola aset, tetapi institusi investasi profesional.

Baca Juga: Perpanjangan IUPK Freeport Indonesia Hingga Life Of Mine Picu Kritik Jatam Soal Lingkungan dan HAM Papua

Herry menyatakan transparansi keputusan investasi penting untuk memastikan setiap kebijakan memiliki dasar ekonomi jelas.

Ia menambahkan penguatan sistem pengawasan akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga tersebut.

Rekomendasi Strategis Agar Danantara Memberi Dampak Ekonomi Nyata Berkelanjutan

Herry Gunawan merekomendasikan penguatan governance, profesionalisasi manajemen, serta fokus investasi strategis sebagai kunci keberhasilan Danantara.

Baca Juga: Populasi Gajah Terancam Punah, Pemerintah Perkuat Kebijakan Konservasi dan Perlindungan Habitat Alami

Ia mengatakan lembaga ini dapat menjadi penopang stabilitas ekonomi apabila mampu menjalankan mandat investasi secara disiplin.

Menurutnya, Danantara berpotensi menjadi pilar ekonomi baru jika mampu menjaga keseimbangan antara ambisi investasi dan prinsip kehati-hatian.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X