NEWS SUMMARY:
- Pengelolaan utang negara dilakukan selektif melalui penerbitan SBN yang mempertimbangkan efisiensi biaya pembiayaan jangka panjang.
- Stabilitas fiskal dinilai penting menjaga rating kredit Indonesia dan meningkatkan daya tarik investasi jangka panjang.
- Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan APBN Indonesia tetap sehat di tengah transisi pemerintahan dan agenda program prioritas nasional.
BISNIS24JAM.COM - Bagaimana pemerintah menjaga ruang fiskal saat kebutuhan anggaran program baru terus meningkat?
Apakah strategi pengendalian defisit cukup kuat menjaga stabilitas ekonomi Indonesia dalam jangka menengah?
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keyakinan bahwa kondisi fiskal Indonesia tetap solid meskipun menghadapi tantangan pembiayaan program strategis baru.
Ia menilai pengelolaan APBN saat ini masih berada dalam jalur yang pruden dan terkendali berkat kombinasi strategi pendapatan, belanja, dan pembiayaan yang terukur.
Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pengelolaan fiskal yang hati-hati menjadi faktor penting menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Strategi Pengendalian Belanja Negara untuk Efektivitas Program Prioritas Nasional
Purbaya menjelaskan pemerintah memiliki fleksibilitas untuk melakukan realokasi belanja dari program kurang produktif menuju sektor dengan dampak ekonomi lebih besar.
Ia menilai belanja dengan efek pengganda tinggi menjadi penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas penggunaan anggaran negara.
Menurutnya, efisiensi belanja juga membantu menjaga defisit tetap sehat tanpa menghambat implementasi agenda pembangunan nasional.
Pengelolaan Utang Dilakukan Selektif Demi Menjaga Kesehatan Fiskal Negara
Purbaya menegaskan strategi pembiayaan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan biaya utang, risiko pasar, serta kebutuhan likuiditas jangka menengah pemerintah.
Baca Juga: WFH ASN Hari Jumat Berpotensi Long Weekend, Ini Strategi Dorong Ekonomi Pariwisata Domestik Nasional
Ia menyebut penerbitan Surat Berharga Negara tetap menjadi instrumen penting pembiayaan dengan pengelolaan risiko yang terukur.
Artikel Terkait
Vietnam Hadapi Krisis Bahan Bakar, Pesawat Penerbangan Disesuaikan Demi Menjaga Stabilitas Industri Transportasi
Cadangan Pangan Melimpah Hingga 11 Bulan, Pemerintah Siap Hadapi Lonjakan Konsumsi Idulfitri 2026
Langkah Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan Energi dan SDM di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Italia Hibahkan Kapal Induk Garibaldi ke Indonesia, Ini Pertimbangan Politik dan Strategis Pertahanan
Target Besar Prabowo Hingga 2029 dari MBG hingga Hilirisasi Industri, Ini Dampaknya Bagi Rakyat Indonesia
Mentan Pastikan Cadangan Beras 28 Juta Ton, Ketahanan Pangan Semakin Kuat Jelang Lebaran 2026
Sejarah Harian Indonesia Raya dan Peran Mochtar Lubis dalam Kebebasan Pers yang Sarat Tekanan Politik
Prediksi Harga Minyak Global dan Risiko Resesi Dunia, Ini Analisis Lengkap dari CEO BlackRock Terbaru
WFH ASN Hari Jumat Berpotensi Long Weekend, Ini Strategi Dorong Ekonomi Pariwisata Domestik Nasional
APBN Indonesia Tetap Terkendali, Apa Faktor Penopang Stabilitas Fiskal Menurut Menkeu Purbaya