NEWS SUMMARY:
- Presiden Prabowo mengungkap rencana pembentukan pusat finansial khusus dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di Istana Negara.
- Bali masuk kajian lokasi karena reputasi global serta meningkatnya komunitas internasional sejak konflik Rusia Ukraina tahun 2022.
- Pemerintah optimistis peluang investasi meningkat seiring kondisi global yang mendorong investor mencari negara dengan risiko rendah.
BISNIS24JAM.COM - Apakah Indonesia sedang menyiapkan langkah besar untuk menjadi magnet baru investasi global di tengah ketidakpastian geopolitik dunia?
Mungkinkah rencana pusat finansial khusus di Bali menjadi strategi kunci yang mengubah posisi Indonesia dalam peta investasi internasional?
Strategi Indonesia Menjadi Magnet Investasi Global di Tengah Ketidakpastian Dunia
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap rencana pembangunan pusat finansial khusus untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi aman dalam Rabu (09/04/2026).
Baca Juga: Ketahanan Pangan Masuk Babak Baru, Pemerintah Targetkan Kemandirian Protein Setelah Produksi Beras
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di Istana Negara yang membahas strategi menghadapi dinamika geopolitik global.
Menurut Prabowo Subianto, pemerintah sedang mencari lokasi paling strategis guna memastikan pusat finansial tersebut mampu menarik investor global secara optimal.
Bali Dipertimbangkan Sebagai Lokasi Strategis Pusat Finansial Khusus Nasional
Prabowo menyebut gagasan ini sebelumnya diusulkan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan yang mempertimbangkan Provinsi Bali sebagai lokasi potensial pengembangan kawasan finansial.
Baca Juga: Fakta Mengejutkan 70 Persen Perdagangan Asia Timur Lewat Indonesia, Ini Penjelasan Presiden Prabowo
Ia menjelaskan Bali memiliki daya tarik internasional kuat serta stabilitas sosial yang dinilai penting dalam membangun kepercayaan investor global.
Menurut Prabowo Subianto, keberadaan warga Rusia dan Ukraina di Bali sejak konflik 2022 menunjukkan Indonesia menjadi alternatif lokasi tinggal sekaligus investasi.
Peluang Ekonomi Indonesia dari Pergeseran Arah Investasi Akibat Konflik Global
Prabowo menilai meningkatnya konflik di sejumlah kawasan dunia mendorong investor mencari negara dengan stabilitas politik dan keamanan ekonomi yang lebih terjamin.
Ia mengatakan dana investasi yang sebelumnya mengarah ke Timur Tengah kini mencari tujuan baru yang relatif aman dari konflik terbuka.
Artikel Terkait
Konflik Geopolitik Dorong Harga Minyak Dunia Naik, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi dan Investor Domestik
BPS Catat Harga Gabah Tak Pernah Jatuh di Bawah HPP, Apa Dampaknya Bagi Petani Indonesia
Program Biodiesel B50 Diharapkan Tingkatkan Serapan Sawit Domestik dan Stabilkan Sektor Energi Nasional
Cadangan Energi Diperkuat Tambahan Kapal LPG, Pemerintah Optimistis Pasokan Aman Untuk Kebutuhan
Komitmen Prabowo Jaga Utang Negara Jadi Sinyal Positif Investor Dan Pelaku Usaha Nasional Tahun 2026
Prabowo Targetkan Indonesia Jadi Magnet Investasi Global Lewat Stabilitas dan Kawasan Keuangan Khusus
Di Balik Kunjungan Luar Negeri Prabowo Subianto Ada Strategi Besar Jaga Stabilitas Energi Ekonomi
Ketahanan Energi Jadi Sorotan, Prabowo Dorong Hilirisasi Energi untuk Kurangi Ketergantungan Impor BBM
Fakta Mengejutkan 70 Persen Perdagangan Asia Timur Lewat Indonesia, Ini Penjelasan Presiden Prabowo
Ketahanan Pangan Masuk Babak Baru, Pemerintah Targetkan Kemandirian Protein Setelah Produksi Beras