Strategi Investor Berubah Menuju Pendekatan Defensif dan Selektif
Kusfiardi menyarankan investor untuk mengedepankan strategi defensif di tengah volatilitas tinggi pasar.
Ia menilai kenaikan harga saham saat ini lebih tepat dimanfaatkan untuk aksi ambil untung.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Praktik Ilegal Hutan Meski Aparat Hadapi Ancaman di Lapangan
“Ini bukan waktu agresif, tetapi waktu menjaga likuiditas dan membaca arah arus modal global,” tegasnya.
Pergerakan IHSG diproyeksikan tetap volatil dan cenderung terbatas tanpa dukungan arus dana asing.
Investor diimbau menunggu koreksi sebagai momentum masuk yang lebih ideal dalam kondisi pasar saat ini.****
Artikel Terkait
Jamie Dimon Peringatkan Investor Soal Dampak Konflik Iran Terhadap Ekonomi Global dan Suku Bunga Dunia
Satgas PKH Jadi Kunci Selamatkan Aset Negara dan Cegah Kebocoran Keuangan dari Aktivitas Ilegal
Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Praktik Ilegal Hutan Meski Aparat Hadapi Ancaman di Lapangan
Isu Chaos Indonesia Mencuat, Pemerintah Tegaskan Kondisi Aman dengan Data Ekonomi dan Stabilitas Sosial
Harga Energi Global Naik, DPR Nilai Subsidi BBM Masih Penting Jaga Ekonomi Dan Daya Beli
Rokok Ilegal Diberi Kesempatan Masuk Pasar Legal, Targetkan Dampak Signifikan Penerimaan Negara
Harga BBM Subsidi Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global, Ini Fakta Konsumsi Dan Impor Energi Indonesia
Gagalnya Negosiasi AS - Iran Picu Risiko Energi Dunia, Rusia Tawarkan Jalan Damai Baru untuk Kawasan
Ma’ruf Amin Ungkap Penyebab Gagalnya Diplomasi Amerika Serikat Iran dan Dampaknya Bagi Indonesia
Rupiah Melemah Saat Global Risk On, Analis Sebut Ini Sinyal Tekanan Struktural Ekonomi Indonesia