Namun batu bara masih memiliki peran dominan dalam bauran energi nasional terutama pada sektor ketenagalistrikan.
Sejumlah pemberitaan media nasional sebelumnya menyebut transisi energi membutuhkan waktu panjang karena faktor infrastruktur dan investasi.
Karena itu, batu bara masih diposisikan sebagai energi penyangga selama proses transisi berlangsung.
Baca Juga: Utang Luar Negeri Melonjak, Dampaknya Terhadap Stabilitas Rupiah dan Ekonomi Nasional ke Depan
Kebijakan peningkatan produksi saat ini dinilai sebagai langkah pragmatis menghadapi kebutuhan energi jangka pendek.
Keberhasilan kebijakan ini akan sangat ditentukan oleh keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan agenda transisi energi nasional.****