Namun batu bara masih memiliki peran dominan dalam bauran energi nasional terutama pada sektor ketenagalistrikan.
Sejumlah pemberitaan media nasional sebelumnya menyebut transisi energi membutuhkan waktu panjang karena faktor infrastruktur dan investasi.
Karena itu, batu bara masih diposisikan sebagai energi penyangga selama proses transisi berlangsung.
Baca Juga: Utang Luar Negeri Melonjak, Dampaknya Terhadap Stabilitas Rupiah dan Ekonomi Nasional ke Depan
Kebijakan peningkatan produksi saat ini dinilai sebagai langkah pragmatis menghadapi kebutuhan energi jangka pendek.
Keberhasilan kebijakan ini akan sangat ditentukan oleh keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan agenda transisi energi nasional.****
Artikel Terkait
Utang Luar Negeri Melonjak, Dampaknya Terhadap Stabilitas Rupiah dan Ekonomi Nasional ke Depan
Strategi Bisnis News Center Hubungkan Korporasi dengan Investor dan Lewat Jaringan Media Ekonomi
Didik J Rachbini Soroti Peran Regenerasi Kepemimpinan dalam Keberhasilan Korporasi Keluarga Besar Indonesia
Papua Nugini Uji Coba 4 Hari Kerja untuk Efisiensi BBM dan Stabilitas Fiskal Negara Berkembang Modern
Langkah Unik Papua Nugini Kurangi Konsumsi BBM Lewat WFH Rabu, Ini Dampak Ekonominya Bagi Industri
Dugaan Penggelapan Dana Jemaat Gereja Rp28 Miliar, Oknum BNI Kabur ke Australia Jadi Buronan Interpol
Polda Sumut Ungkap Modus Dugaan Fraud Dana Jemaat Rp28 Miliar, Mantan Kepala Kas BNI Jadi Tersangka
Penertiban PETI Mandailing Natal Berlanjut, Polisi Sita Ekskavator dan Selidiki Pemodal Tambang Emas Tanpa Izin
Tambang Emas Ilegal Sumut Digerebek, 17 Tersangka Ditangkap, Aparat Fokus Usut Aktor Intelektual Kasus PETI
140 Juta Barel Minyak Iran Dilepas ke Pasar Global, Ini Dampaknya Terhadap Harga Minyak Dunia