NEWS SUMMARY:
- Kebijakan baru mencakup keterbukaan kepemilikan saham hingga kewajiban pelaporan
- Ultimate Beneficial Owner
Langkah ini diyakini meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global - Klasifikasi investor diperluas menjadi 39 kategori untuk meningkatkan akurasi analisis struktur pasar saham nasional
BISNIS24JAM.COM - Apakah proyeksi perlambatan ekonomi Indonesia benar-benar tak terhindarkan di tengah konflik global?
Ataukah keunggulan sumber daya alam justru menjadi kunci menjaga pertumbuhan tetap stabil?
Proyeksi Ekonomi Indonesia Diperdebatkan di Tengah Tekanan Global Energi
Perbedaan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia mencuat setelah Bank Indonesia memperkirakan angka 4,7 persen pada 2026, di bawah target pemerintah 5,4 persen.
Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menilai proyeksi tersebut perlu dilihat dengan mempertimbangkan kekuatan struktural ekonomi domestik yang masih solid.
Ia menyebut konflik Timur Tengah memang menekan rantai pasok energi global, namun dampaknya tidak seragam bagi setiap negara.
Komoditas Ekspor Jadi Penyeimbang Dampak Krisis Energi Dunia Saat Ini
Eddy menjelaskan Indonesia memiliki keunggulan sebagai eksportir komoditas energi dan mineral yang justru diuntungkan saat harga global meningkat.
Baca Juga: Perdagangan Indonesia Rusia Naik 12 Persen, BRICS Jadi Katalis Kerja Sama Ekonomi Baru Global
Komoditas seperti batu bara, minyak kelapa sawit, nikel, dan timah disebut mengalami apresiasi harga yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi ini memberikan bantalan terhadap tekanan eksternal yang dihadapi perekonomian nasional akibat ketidakpastian global.
Ketahanan Energi Domestik Kurangi Risiko Gangguan Industri dan Rumah Tangga
Menurut Eddy, ketergantungan rendah terhadap impor energi menjadi faktor penting yang menjaga stabilitas sektor industri dan rumah tangga.
Ia menyebut pasokan listrik nasional relatif aman karena berbasis pada sumber energi domestik seperti batu bara dan gas.
“Indonesia menggunakan batu bara dan gas dari dalam negeri untuk sektor pembangkit tenaga listrik,” kata Eddy Soeparno.
Artikel Terkait
Harga Energi Global Naik, DPR Nilai Subsidi BBM Masih Penting Jaga Ekonomi Dan Daya Beli
Putin Tawarkan Mediasi Timur Tengah Setelah Kebuntuan Negosiasi Iran dan AS Memicu Kekhawatiran
Kegagalan Negosiasi AS - Iran Jadi Sinyal Bahaya, Indonesia Diminta Perkuat Strategi Hadapi Dampak Global
Rupiah Melemah Saat Global Risk On, Analis Sebut Ini Sinyal Tekanan Struktural Ekonomi Indonesia
Rotasi Pimpinan DJP dan Bea Cukai Jadi Langkah Strategis Kemenkeu Perkuat Pengawasan Internal
Kemenkeu Percepat Reformasi Pajak Lewat Mutasi Pegawai dan Penegakan Hukum Tanpa Kompromi
Tiga Strategi Utama ASEAN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Stabilitas Kawasan di Tengah Tekanan Global
Keanggotaan BRICS Jadi Momentum Indonesia Perkuat Diplomasi Ekonomi dan Pengaruh Global
Perdagangan Indonesia Rusia Naik 12 Persen, BRICS Jadi Katalis Kerja Sama Ekonomi Baru Global
Ekonomi Indonesia Lebih Tahan Krisis Dibanding Negara Lain Karena Kemandirian Energi dan Ekspor Komoditas