internasional

Imlek 2026 Xi Jinping Optimistis Tiongkok Perkuat Inovasi Teknologi dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:13 WIB
Xi Jinping menyampaikan pidato Imlek 2026 dengan pesan optimisme ekonomi Tiongkok dan stabilitas global di tengah dinamika dunia. (Instagram.com @xi_jinping_official)

BISNIS 24 JAM - Akankah optimisme pemimpin Tiongkok terhadap Tahun Kuda mengubah arah ekonomi global dan stabilitas regional?

Bagaimana ucapan Imlek Xi Jinping mencerminkan strategi politik serta pembangunan nasional Tiongkok saat ini?

Xi Jinping Sampaikan Ucapan Imlek Dan Optimisme Nasional Tiongkok

Presiden Xi Jinping menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek kepada masyarakat Tiongkok di dalam negeri dan diaspora global melalui pesan resmi yang disiarkan media pemerintah.

Baca Juga: 4 Surat MSCI Diabaikan, Hashim Ungkap Alasan Mundurnya Petinggi Bursa dan Otoritas Keuangan

Dalam pesan tersebut, Xi menekankan optimisme terhadap kemajuan nasional pada Tahun Kuda, yang dalam tradisi budaya Tionghoa melambangkan kekuatan, kecepatan, dan keberhasilan pembangunan.

Pidato Imlek yang rutin disampaikan setiap tahun ini menegaskan pentingnya persatuan nasional, stabilitas sosial, serta keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Tiongkok di tengah dinamika global.

Media melaporkan bahwa Xi menyoroti capaian pembangunan ekonomi, teknologi, dan kesejahteraan sosial sepanjang tahun sebelumnya.

Baca Juga: Utang APBN 2026 Rp832,2 Triliun Jadi Instrumen Penyelamat Ekonomi Atau Risiko Fiskal Baru

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal kebijakan bahwa Tiongkok akan terus memperkuat reformasi ekonomi dan inovasi teknologi.

Makna Tahun Kuda dalam Strategi Pembangunan Ekonomi Tiongkok

Dalam kalender lunar, Tahun Kuda dikaitkan dengan energi progresif dan akselerasi keberhasilan, sehingga sering digunakan sebagai metafora pembangunan nasional.

Xi menyebut momentum ini sebagai dorongan untuk memperkuat transformasi ekonomi berbasis teknologi dan manufaktur canggih.

Pemerintah Tiongkok menargetkan pertumbuhan ekonomi stabil sekitar lima persen dengan fokus pada konsumsi domestik dan investasi teknologi.

Baca Juga: Realisasi Investasi Rp1.931 Triliun 2025 Dinilai Kunci Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Kebijakan tersebut mencakup dukungan bagi industri semikonduktor, energi bersih, dan digitalisasi layanan publik.

Halaman:

Tags

Terkini