nasional

Prabowo Tegaskan Pemerintahan Bersih Syarat Negara Maju dalam Peringatan Nuzulul Qur’an Di Istana Negara

Kamis, 12 Maret 2026 | 19:25 WIB
Presiden Prabowo meminta dukungan ulama dan masyarakat untuk menegakkan keadilan serta memberantas korupsi di pemerintahan. (Dok. Bakom RI)

NEWS SUMMARY:

  • Prabowo menyebut korupsi bertentangan dengan ajaran agama dan sejarah menunjukkan negara maju memiliki pemerintahan yang bersih.
  • Presiden mengingatkan ancaman pengalihan kekayaan nasional ke luar negeri yang berpotensi melemahkan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
  • Pidato Presiden Prabowo dalam peringatan Nuzulul Qur’an menegaskan pemberantasan korupsi sebagai agenda penting pemerintahan demi masa depan Indonesia.

BISNIS24JAM.COM - Apakah Indonesia mampu benar-benar keluar dari jerat korupsi yang selama puluhan tahun menggerogoti pembangunan nasional?

Mengapa isu pemberantasan korupsi kembali ditekankan Presiden Prabowo Subianto dalam momentum peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara?

Komitmen Presiden Prabowo Subianto Perangi Korupsi Demi Masa Depan Indonesia

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk memberantas korupsi dan berbagai praktik penyelewengan yang merugikan negara dalam berbagai sektor strategis.

Baca Juga: AS Peringatkan Rusia Agar Tak Ikut Konflik Iran Saat Ketegangan Timur Tengah Memasuki Fase Kritis

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah bertema “Mewujudkan Al-Qur’an Sebagai Rahmat Alam Semesta” di Istana Negara, Selasa (10/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Presiden menegaskan bahwa praktik korupsi bertentangan dengan nilai agama dan menjadi penghambat utama kemajuan bangsa.

“Memang kita harus menghilangkan korupsi, penyelewengan, semua praktik-praktik yang tidak benar dan tidak baik yang dilarang oleh semua agama,” kata Prabowo Subianto.

Baca Juga: Suksesi Mojtaba Khamenei Urusan Internal Iran, Tiongkok Kritik Ancaman Israel Terhadap Penerus Ali Khamenei

Isu pemberantasan korupsi menjadi salah satu agenda utama pemerintahan baru karena dinilai berkaitan langsung dengan efisiensi anggaran negara, pembangunan ekonomi, dan kepercayaan publik.

Pemerintahan Bersih Jadi Syarat Utama Negara Maju dan Berdaya Saing

Presiden menegaskan bahwa sejarah menunjukkan tidak ada negara yang mampu berkembang pesat tanpa pemerintahan yang bersih dari korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Menurut Prabowo Subianto, praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga melemahkan fondasi kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan.

Baca Juga: Transparansi Tambang Emas Banyuwangi Dipertanyakan, Dugaan Pelanggaran Hingga Tata Kelola Lahan Mencuat

“Tidak ada negara yang berhasil manakala pemerintahnya tidak mampu membersihkan diri dari korupsi. Ini ajaran agama dan sejarah,” ujar Prabowo Subianto.

Halaman:

Tags

Terkini