NEWS SUMMARY:
- Insiden di Lebanon Selatan menambah daftar risiko pasukan penjaga perdamaian dalam konflik aktif kawasan Timur Tengah.
- TNI menegaskan seluruh prajurit bertugas sesuai mandat internasional menjaga stabilitas wilayah konflik.
- Tragedi ini menjadi sorotan global terkait perlindungan peacekeepers dalam hukum humaniter internasional.
BISNIS24JAM.COM - Apakah konflik kepemimpinan Kadin Jawa Barat akan berujung pada kepastian hukum bagi dunia usaha daerah?
Mengapa keputusan pengesahan organisasi bisa memicu gugatan hukum hingga menyeret elite Kadin Indonesia ke pengadilan?
Sidang Gugatan Dualisme Kepemimpinan Kadin Jawa Barat Kembali Ditunda Hakim
Sidang gugatan perdata terkait sengketa kepemimpinan Kadin Jawa Barat kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung pada Senin, 30/03/2026, dengan agenda pemeriksaan kelengkapan administrasi para pihak.
Hakim Ketua Riyanto Alosyus menegur kuasa hukum tergugat utama karena belum melengkapi data identitas advokat, sehingga proses persidangan belum memasuki pokok perkara.
Penggugat Nizar Sungkar hadir langsung di persidangan, namun belum memberikan keterangan karena majelis hakim masih memfokuskan sidang pada verifikasi dokumen administrasi perkara.
Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Libatkan Delapan Tergugat dari Tiga Kelompok
Kuasa hukum Nizar Sungkar, Tri Laksono SH, menjelaskan gugatan dibagi dalam tiga kelompok tergugat yang terdiri dari unsur Kadin Indonesia, panitia caretaker, dan pihak ketiga.
Baca Juga: Aturan Terbaru WFH ASN Tunggu Pengumuman Resmi, Ini Target Hemat Energi dan Belanja Negara
Kelompok pertama meliputi Anindya Bakrie, Erwin Aksa, Taufan Eko Nugroho, dan Doddy Ahmad Firdaus yang masuk dalam struktur Kadin Indonesia.
Kelompok kedua terdiri sebelas panitia Muprov Kadin Jawa Barat, sedangkan kelompok ketiga diarahkan kepada Almer Faiq Rusydi sebagai Ketua Kadin Jabar versi Muprov Bogor.
Perbedaan Hasil Musyawarah Provinsi Picu Sengketa Organisasi Kadin Jawa Barat
Sengketa bermula dari dua Musyawarah Provinsi Kadin Jawa Barat yang berlangsung pada hari yang sama, Rabu, 24/09/2025, di Bogor dan Bandung.
Baca Juga: Pasar Global Bereaksi Positif Atas Jeda Konflik Iran, Investor Pantau Arah Negosiasi AS Berikutnya
Muprov di Bogor menghasilkan Almer Faiq Rusydi, sedangkan Muprov Preanger Bandung menetapkan Nizar Sungkar sebagai Ketua Kadin Jawa Barat periode 2025–2030.
Artikel Terkait
Pasar Global Bereaksi Positif Atas Jeda Konflik Iran, Investor Pantau Arah Negosiasi AS Berikutnya
Aturan Terbaru WFH ASN Tunggu Pengumuman Resmi, Ini Target Hemat Energi dan Belanja Negara
Pemerintah Cari Jalur Aman 2 Kapal Pertamina di Tengah Risiko Konflik Global Selat Hormuz Memanas
Fakta di Balik Aksi No Kings di AS, Dari Kota Besar Hingga Basis Tradisional Pendukung Pemerintah
Proyek Power of Siberia 2 Jadi Kunci Strategi Keamanan Energi Tiongkok Hadapi Krisis Geopolitik Dunia
Serangan ke UNIFIL Lebanon Tewaskan Prajurit Indonesia, Begini Sikap Resmi Pemerintah dan Upaya Diplomasi
Rencana Pajak Produk Impor E Commerce Disebut Bisa Perkuat Daya Saing UMKM Indonesia di Pasar Digital
Indonesia Tak Pernah Gagal Bayar Utang, Prabowo Gunakan Reputasi Ini Tarik Investor Jepang ke Danantara
Jejak Bisnis Samin Tan Dari Ekspansi Global Hingga Kontroversi Izin Tambang yang Menarik Perhatian Publik
Prabowo Jadikan Indonesia Mitra Industri Jepang Lewat Reformasi Investasi dan Kepastian Regulasi Ekonomi