nasional

Target Besar Prabowo Hingga 2029 dari MBG hingga Hilirisasi Industri, Ini Dampaknya Bagi Rakyat Indonesia

Kamis, 26 Maret 2026 | 06:24 WIB
Presiden Prabowo memimpin sidang kabinet perdana membahas arah pembangunan Indonesia yang fokus pada swasembada pangan dan energi nasional. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

NEWS SUMMARY:

  • Sidang kabinet pertama Presiden Prabowo menekankan pembangunan berbasis kebutuhan rakyat dibanding proyek simbolik berbiaya besar.
  • Indonesia dinilai memiliki ketahanan ekonomi relatif kuat di tengah risiko krisis pangan dan energi global menurut media internasional.
  • Program energi surya, kendaraan listrik, dan waste to energy menjadi bagian roadmap menuju swasembada energi nasional.

BISNIS24JAM.COM - Seberapa besar dampak program transformasi Prabowo terhadap peluang kerja dan kesejahteraan masyarakat usia produktif Indonesia?

Apakah fokus pembangunan desa, pendidikan, dan hilirisasi industri mampu mempercepat mobilitas ekonomi kelas menengah dalam lima tahun ke depan?

Strategi Pembangunan Prabowo Dorong Penciptaan Lapangan Kerja Skala Nasional Besar

Presiden Prabowo Subianto menempatkan penciptaan lapangan kerja sebagai dampak utama program transformasi ekonomi dalam agenda pembangunan nasional hingga 2029.

Baca Juga: Vietnam Hadapi Krisis Bahan Bakar, Pesawat Penerbangan Disesuaikan Demi Menjaga Stabilitas Industri Transportasi

Dalam sidang kabinet pertama Rabu (23/10/2024), Presiden menegaskan pembangunan harus memberikan manfaat langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Prabowo menyatakan pemerintahannya tidak berorientasi pada proyek simbolik melainkan pada program yang memperkuat daya tahan ekonomi nasional.

Pendekatan tersebut menekankan pentingnya pembangunan berbasis produktivitas sektor riil seperti pangan, energi, pendidikan, dan industri pengolahan.

Baca Juga: Trump Fokus Kesepakatan Nuklir Iran dan Pembukaan Selat Hormuz dallam Negosiasi Penghentian Konflik

Sejumlah pengamat sebelumnya menyebut strategi hilirisasi menjadi faktor penting peningkatan nilai tambah ekonomi nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Program Desa dan Perikanan Targetkan Peningkatan Pendapatan Masyarakat Pesisir Indonesia

Pemerintah menargetkan pembentukan 2.000 Desa Nelayan Merah Putih guna meningkatkan produktivitas sektor perikanan berbasis komunitas lokal.

Program tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan pendapatan nelayan hingga 70 persen melalui modernisasi sarana produksi dan distribusi.

Baca Juga: Open House Idulfitri Prabowo Jadi Sorotan Publik Setelah Warga Unggah Isi Bingkisan yang Mereka Terima

Selain itu pembangunan 1.582 kapal ikan modern di galangan domestik ditargetkan membuka sekitar 600.000 peluang kerja baru.

Halaman:

Tags

Terkini