• Sabtu, 18 April 2026

Target Besar Prabowo Hingga 2029 dari MBG hingga Hilirisasi Industri, Ini Dampaknya Bagi Rakyat Indonesia

Photo Author
Tim 24 Jam News, Bisnis 24 Jam
- Kamis, 26 Maret 2026 | 06:24 WIB
Presiden Prabowo memimpin sidang kabinet perdana membahas arah pembangunan Indonesia yang fokus pada swasembada pangan dan energi nasional. (Facebook.com @Prabowo Subianto)
Presiden Prabowo memimpin sidang kabinet perdana membahas arah pembangunan Indonesia yang fokus pada swasembada pangan dan energi nasional. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

Pengembangan tambak nila salin di Pantura seluas 14.090 hektar juga diproyeksikan menciptakan 132.000 lapangan pekerjaan baru.

Langkah ini memperkuat strategi pemerintah meningkatkan ekspor produk perikanan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Data Penerimaan Pajak Februari 2026 Tunjukkan Tren Positif, Dampaknya Terhadap Stabilitas APBN

Investasi Pendidikan dan Teknologi Jadi Fondasi Produktivitas Tenaga Kerja Indonesia

Pemerintah memandang peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai kunci memenangkan persaingan ekonomi global jangka panjang.

Program pembangunan 10 universitas berstandar internasional menjadi bagian strategi meningkatkan kualitas riset dan inovasi nasional.

Distribusi dua juta perangkat layar interaktif untuk ruang kelas juga ditujukan mempercepat transformasi digital pendidikan nasional.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Memanas, Robert Fico Ungkap Krisis Energi Usai Pasokan Minyak Rusia Terhenti

Pemerintah turut merancang pembangunan 500 Sekolah Nasional Terintegrasi untuk mencetak generasi unggul dengan kurikulum adaptif.

Program tersebut diharapkan memperkuat kesiapan tenaga kerja Indonesia menghadapi transformasi industri berbasis teknologi.

Koperasi Desa dan Hilirisasi Industri Perkuat Ekonomi Kelas Menengah Indonesia

Pembentukan puluhan ribu koperasi desa menjadi strategi memperkuat perputaran ekonomi lokal serta memperluas akses pembiayaan masyarakat.

Baca Juga: Firman Soebagyo Desak Revisi UU Pajak untuk Hentikan Praktik Pungutan Berlapis yang Rugikan Masyarakat

Program Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan membuka sekitar 1,4 juta lapangan kerja baru berbasis ekonomi kerakyatan.

Selain sektor desa pemerintah mendorong investasi hilirisasi melalui dana abadi Danantara untuk memperkuat industri bernilai tambah tinggi.

Langkah tersebut diproyeksikan menciptakan lebih dari 600.000 pekerjaan dengan kompetensi teknologi dan manufaktur modern.

Baca Juga: Pajak Ganda Masih Terjadi, DPR Ungkap Dampaknya Terhadap Ekonomi Rakyat dan Kepatuhan Pajak

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X