pangan

Minyakita Tidak Selalu Tersedia, Ini Penjelasan Mendag Soal Hubungan Ekspor CPO dan Pasokan Domestik

Kamis, 16 April 2026 | 22:45 WIB
Pedagang menjelaskan perbedaan harga antara Minyakita dan minyak goreng merek lainnya kepada pembeli. Mendag Budi Santoso. (Dok. Instagram @budisantosofficial)

Kondisi ini dinilai sebagai mekanisme normal dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan domestik dan kepentingan ekspor nasional.

Pengawasan Pasar Dilakukan untuk Menjaga Distribusi Tetap Normal

Kementerian Perdagangan terus melakukan pengawasan langsung ke pasar tradisional untuk memastikan distribusi minyak goreng berjalan tanpa hambatan.

Baca Juga: Ketegangan Amerika Serikat dan Iran Dinilai SBY Bisa Bikin Ekonomi Dunia Tidak Stabil Jika Berlanjut

Langkah ini juga bertujuan mencegah spekulasi harga serta memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap minyak goreng dengan harga wajar.

Budi Santoso menegaskan bahwa hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan minyak goreng selain Minyakita masih cukup melimpah.

Persepsi Publik Dipengaruhi Narasi Harga Dan Ketersediaan Di Lapangan

Menurut Budi Santoso, persepsi publik sering terbentuk dari kenaikan harga kecil atau keterbatasan stok Minyakita di beberapa wilayah.

Baca Juga: Target Pertumbuhan 5,5 Persen Jadi Senjata Indonesia Yakinkan Investor Global di Tengah Isu Negatif

Hal ini kemudian berkembang menjadi anggapan bahwa seluruh minyak goreng mengalami kelangkaan, meski faktanya tidak demikian.

Ia mengimbau masyarakat untuk melihat kondisi pasar secara lebih objektif dan tidak terjebak pada narasi yang tidak sepenuhnya mencerminkan realitas.****

Halaman:

Tags

Terkini