• Sabtu, 18 April 2026

Stok Plastik Nasional Aman Tapi Biaya Produksi Naik Akibat Gangguan Rantai Pasok Global Selat Hormuz

Photo Author
Tim 24 Jam News, Bisnis 24 Jam
- Sabtu, 18 April 2026 | 09:56 WIB
Aktivitas industri plastik nasional tetap berjalan di tengah tekanan geopolitik global dan gangguan rantai pasok bahan baku. Menperpin Agus Gumiwang Kartasasmita. (Dok. kemenperin.go.id)
Aktivitas industri plastik nasional tetap berjalan di tengah tekanan geopolitik global dan gangguan rantai pasok bahan baku. Menperpin Agus Gumiwang Kartasasmita. (Dok. kemenperin.go.id)

Dorongan Kemandirian Petrokimia Nasional Kurangi Ketergantungan Impor

Pemerintah menilai kondisi global saat ini menjadi momentum untuk memperkuat struktur industri petrokimia nasional yang lebih mandiri.

Baca Juga: Strategi Bioenergi Nasional Dipercepat, Target B50 Dan E20 Buka Peluang Kerja dan Tekan Impor Energi

Ketergantungan terhadap bahan baku impor dinilai berisiko tinggi di tengah persaingan global yang semakin ketat dalam mendapatkan pasokan.

“Peristiwa ini menegaskan pentingnya membangun industri petrokimia nasional yang kuat dan mandiri,” tegas Agus.

Potensi CPO Jadi Alternatif Bahan Baku Petrokimia Nasional

Kemenperin mengungkap peluang penggunaan crude palm oil sebagai bahan baku alternatif pengganti nafta dalam industri petrokimia.

Baca Juga: Konflik Amerika Serikat - Iran Hambat Kapal Pertamina di Selat Hormuz, Ini Upaya Pemerintah Indonesia

Meski secara keekonomian masih menghadapi tantangan, opsi ini dinilai strategis untuk diversifikasi sumber bahan baku domestik.

“Kita harus melihat seluruh potensi sumber daya nasional termasuk CPO meskipun tantangan keekonomiannya perlu dihitung matang,” ujar Agus.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X