• Sabtu, 18 April 2026

Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Diyakini Mampu Jaga Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen

Photo Author
Tim 24 Jam News, Bisnis 24 Jam
- Minggu, 29 Maret 2026 | 09:02 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa sebut grafik pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menunjukkan tren stabil di tengah tantangan perlambatan ekonomi global. (Dok. Instagram @purbayayudhi.official)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa sebut grafik pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menunjukkan tren stabil di tengah tantangan perlambatan ekonomi global. (Dok. Instagram @purbayayudhi.official)

NEWS SUMMARY:

  • Optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 didukung konsumsi rumah tangga yang menjadi kontributor terbesar terhadap PDB nasional.
  • Koordinasi Bank Indonesia dan pemerintah menjaga inflasi pada target 2,5 plus minus satu persen demi stabilitas ekonomi domestik.
  • Reformasi struktural dan hilirisasi industri dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia jangka panjang.

BISNIS24JAM.COM - Seberapa realistis target pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5,5% di tengah dinamika ekonomi global yang berubah cepat?

Faktor apa saja yang membuat investor tetap percaya pada stabilitas ekonomi Indonesia saat ini?

Keyakinan terhadap prospek ekonomi Indonesia 2026 kembali disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa yang menilai indikator makro ekonomi masih menunjukkan tren positif.

Baca Juga: Aktivasi Sumur Gas Bentu dan Temuan Minyak Baru Dorong Bisnis Energi Mega Persada Tumbuh Tahun Ini

Ia menyatakan ketahanan sektor perbankan, stabilitas inflasi, serta kekuatan konsumsi domestik menjadi faktor utama yang menjaga optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Purbaya menegaskan Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan yang baik dengan dukungan kebijakan ekonomi yang terjaga konsistensinya hingga saat ini.

Stabilitas Sistem Keuangan Jadi Penopang Utama Kepercayaan Investor Domestik

Purbaya mengatakan stabilitas sistem keuangan menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Baca Juga: Samin Tan Ditahan dalam Kasus Korupsi Tambang, Ini Langkah Penyidikan Kejaksaan Agung Selanjutnya

Ia menilai kesehatan perbankan tercermin dari rasio permodalan yang kuat serta manajemen risiko yang semakin baik dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan sistem keuangan Indonesia berada dalam posisi yang siap menghadapi potensi tekanan ekonomi global.

Koordinasi Kebijakan Fiskal dan Moneter Jaga Stabilitas Makroekonomi Indonesia

Purbaya menilai sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia menjadi kunci dalam menjaga stabilitas makroekonomi nasional.

Baca Juga: ESDM dan Kemenkeu Siapkan Jurus Baru Tingkatkan Penerimaan Negara dari Sektor Energi Nasional

Ia menjelaskan kebijakan fiskal yang terukur serta kebijakan moneter yang kredibel mampu menjaga stabilitas nilai tukar serta ekspektasi inflasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X