• Sabtu, 18 April 2026

Istana Jadi Saksi Penguatan Hubungan Indonesia dan Tiongkok dalam Agenda Strategis dan Stabilitas Regional

Photo Author
Tim 24 Jam News, Bisnis 24 Jam
- Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:32 WIB
Momen pertemuan resmi Presiden Prabowo dengan delegasi Tiongkok yang menegaskan penguatan kerja sama keamanan dan stabilitas regional Asia. (Dok. Bakom RI)
Momen pertemuan resmi Presiden Prabowo dengan delegasi Tiongkok yang menegaskan penguatan kerja sama keamanan dan stabilitas regional Asia. (Dok. Bakom RI)

NEWS SUMMARY:

  • Pertemuan bilateral Indonesia dan Tiongkok menyoroti pentingnya keamanan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi dan stabilitas kawasan Asia.
  • Kebijakan luar negeri Presiden Prabowo fokus memperkuat keamanan nasional melalui kerja sama internasional strategis.
  • Hubungan bilateral Indonesia–Tiongkok terus berkembang mencakup sektor keamanan, perdagangan, investasi, serta diplomasi geopolitik.

BISNIS24JAM.COM - Seberapa besar pengaruh stabilitas keamanan kawasan terhadap peluang investasi dan lapangan kerja di Indonesia?

Mampukah diplomasi Presiden Prabowo memanfaatkan relasi strategis Indonesia–Tiongkok untuk memperkuat daya tahan ekonomi nasional?

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Keamanan Tiongkok Chen Yixin di Istana Negara pada Jumat (27/3/2026) dalam agenda diplomasi strategis keamanan.

Baca Juga: Keputusan Jepang Lepas Cadangan Energi Jadi Momentum Uji Ketahanan Pasar Minyak Global 2026

Pertemuan tersebut menekankan hubungan bilateral yang semakin erat dalam menghadapi tantangan keamanan global serta upaya menjaga stabilitas kawasan Asia.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan stabilitas regional menjadi perhatian Indonesia untuk memastikan kesinambungan pertumbuhan ekonomi nasional.

Pertemuan Bilateral Bahas Keamanan Sebagai Fondasi Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan Indonesia

Diskusi kedua pejabat menyoroti bagaimana keamanan kawasan berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan arus investasi internasional.

Baca Juga: Pemerintah Percepat Reformasi Subsidi LPG dan Digitalisasi Distribusi Demi Ketahanan Energi Nasional

Chen Yixin menyampaikan keinginan Tiongkok memperkuat kerja sama dengan negara sahabat guna meningkatkan stabilitas keamanan regional dan global.

Menurut Teddy Indra Wijaya, Presiden Prabowo menyambut positif penguatan kolaborasi yang memberikan manfaat konkret bagi kedua negara.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia Fokus Pada Stabilitas dan Kepentingan Nasional

Pemerintah Indonesia menempatkan keamanan nasional sebagai bagian integral dari kebijakan luar negeri dalam menghadapi perubahan geopolitik global.

Baca Juga: Strategi Pemerintah Jaga Defisit APBN dan Utang Negara Tetap Sehat di Tengah Ketidakpastian Global

Langkah ini mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang aktif membangun dialog dan kerja sama internasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X