ekonomi

Menkeu Buka Perdagangan BEI 2026, Jelaskan Absennya Prabowo dan Optimisme Pasar Modal

Sabtu, 3 Januari 2026 | 09:30 WIB
Menkeu Purbaya Pimpin Pembukaan BEI 2026, Ungkap Alasan Presiden Absen dan Arah Pasar Modal (Instagram.com @menkeuri)

BISNIS24JAM.COM - Apakah absennya Presiden Prabowo Subianto di pembukaan perdagangan BEI 2026 menandakan berkurangnya perhatian negara terhadap pasar modal, atau justru memperlihatkan prioritas kepemimpinan yang berbeda?

Mengapa Presiden memilih berada di wilayah terdampak banjir bandang saat lonceng perdagangan saham perdana tahun 2026 resmi dibunyikan di Bursa Efek Indonesia?

Presiden Absen di BEI, Fokus Penanganan Bencana Nasional

Presiden Prabowo Subianto tidak menghadiri seremoni pembukaan perdagangan saham perdana 2026 di Bursa Efek Indonesia pada Kamis, 2 Januari 2026.

Baca Juga: Target Ekonomi Indonesia 2026: Pertumbuhan 5,2–5,8 Persen dengan Investasi Rp7.500 Triliun

Ketidakhadiran tersebut dikonfirmasi Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, yang memimpin langsung acara di Gedung BEI, Jakarta.

Purbaya menjelaskan Presiden tengah berada di Aceh, meninjau kondisi warga terdampak banjir bandang serta memantau pembangunan hunian sementara dan proses rekonstruksi pascabencana.

Menurutnya, keputusan tersebut mencerminkan prioritas pemerintah terhadap aspek kemanusiaan dan pemulihan ekonomi daerah terdampak.

Baca Juga: Langkah Tegas Bahlil: Dirjen Gakkum ESDM Dibentuk, Tambang Ilegal dan Subsidi Bocor Dibidik

Pemerintah Tegaskan Ekonomi Tetap Menjadi Prioritas Utama

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa absennya Presiden tidak mengurangi komitmen negara terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia menyebut kehadiran Gubernur Bank Indonesia (BI), Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai representasi lengkap otoritas ekonomi.

“Seluruh perangkat kebijakan fiskal dan moneter hadir di sini, menunjukkan koordinasi pemerintah tetap solid,” ujar Purbaya dalam keterangan resmi Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Sidang Perceraian Atalia Praratya Dan Ridwan Kamil Masuki Tahap Akhir, E-Litigasi Dijadwalkan 2 Januari 2026

Ia menambahkan bahwa Presiden secara aktif memantau kondisi ekonomi nasional meskipun berada di lapangan bencana.

Target IHSG 2026 Didorong Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menyampaikan optimisme pemerintah terhadap kinerja pasar modal Indonesia sepanjang 2026.

Halaman:

Tags

Terkini