BISNIS24JAM.COM - Siapa sebenarnya yang diuntungkan dari pertarungan narasi terkait dugaan kasus tambang emas Tumpang Pitu?
Apakah opini publik berpotensi menggeser fokus dari substansi hukum menuju konflik persepsi di ruang digital?
Kontroversi Narasi Digital Seputar Dugaan Kasus Tambang Emas Banyuwangi
Dinamika opini publik terkait dugaan pelanggaran pengalihan izin tambang emas Tumpang Pitu Banyuwangi kini berkembang di ruang digital.
Kelompok Pegiat Anti Korupsi menilai terdapat upaya pembentukan persepsi yang berpotensi mengaburkan fokus penyelidikan hukum.
Koordinator kelompok tersebut, Ance Prasetyo, menyebut narasi tanpa data berisiko memicu kesimpulan prematur di masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya mengedepankan fakta hukum dibanding opini yang tidak didukung dokumen.
Menurutnya, publik perlu mendapatkan informasi berbasis data agar tidak terjebak spekulasi.
Permintaan Profiling Aktor Dinilai Penting untuk Menjaga Objektivitas Informasi
Ance Prasetyo meminta KPK melakukan pemetaan aktor yang terlibat dalam pembentukan opini terkait kasus tersebut.
Ia mengatakan profiling penting untuk memahami arah kepentingan dan jaringan komunikasi yang berkembang.
"Profiling dapat dilakukan mulai identifikasi aktor hingga pemetaan arah kepentingan," ujar Ance Prasetyo.
Ia menambahkan pendekatan tersebut lazim dalam investigasi untuk memastikan objektivitas informasi.
Artikel Terkait
Langkah Unik Papua Nugini Kurangi Konsumsi BBM Lewat WFH Rabu, Ini Dampak Ekonominya Bagi Industri
Polda Sumut Ungkap Modus Dugaan Fraud Dana Jemaat Rp28 Miliar, Mantan Kepala Kas BNI Jadi Tersangka
Penertiban PETI Mandailing Natal Berlanjut, Polisi Sita Ekskavator dan Selidiki Pemodal Tambang Emas Tanpa Izin
Tambang Emas Ilegal Sumut Digerebek, 17 Tersangka Ditangkap, Aparat Fokus Usut Aktor Intelektual Kasus PETI
140 Juta Barel Minyak Iran Dilepas ke Pasar Global, Ini Dampaknya Terhadap Harga Minyak Dunia
Produksi Batu Bara Naik, Jaga Pasokan Energi Dalam Negeri dan Peluang Ekspor Saat Harga Tinggi
Mengapa Saudi Aramco Kurangi Pasokan Minyak ke Asia Saat Permintaan Energi Mulai Pulih Kembali
Dampak Kebijakan Energi Filipina Terhadap Harga BBM Inflasi Transportasi dan Ketahanan Energi Nasional
Harga Minyak Berpotensi Sentuh 140 Dolar AS, Apakah Indonesia Siap Hadapi Risiko Resesi Global Tahun Ini
Australia Hadapi Krisis BBM Akibat Gangguan Impor Energi, Diplomasi Singapura Jadi Strategi Stabilkan Pasokan