Tarif Listrik 2026 Tetap, Subsidi Listrik Terus Diberikan
Pemerintah juga memastikan bahwa tarif tenaga listrik untuk 24 golongan pelanggan bersubsidi tetap stabil tanpa perubahan, dengan subsidi listrik yang tetap dialokasikan.
Baca Juga: Perceraian Figur Publik: Atalia Praratya dan Ridwan Kamil Sepakat Damai, Sidang Menjadi Efisien
Hal ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk melindungi kelompok paling rentan dari fluktuasi biaya energi yang besar.
Data terbaru menunjukkan, misalnya, tarif listrik untuk golongan rumah tangga non-subsidi R-1/900 VA tetap berada di Rp1.352 per kWh.
Dan R-1/1.300 VA sebesar Rp1.444,70 per kWh, sama seperti periode triwulan sebelumnya.
Baca Juga: Rekor Pertanian 2025: Produksi Beras Tertinggi, Stok 4 Juta Ton, dan Inflasi Pangan Tetap Terkendali
Kemudian tarif golongan bisnis dan industri juga relatif tak berubah dibandingkan kuartal IV 2025.
PLN Dukung Keputusan, Komitmen Jaga Keandalan Energi
Manajemen korporasi PT PLN (Persero) menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan ini.
PLN menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan listrik dan kualitas layanan meskipun tarif dijaga tetap.
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Pantau Langsung 2 Gunung Api Aktif, Data Semeru 4 Letusan Per Jam Jadi Sorotan
PLN mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara bijak demi mendukung ketahanan energi nasional.
Tri Winarno juga menegaskan pentingnya optimasi efisiensi operasional di sektor ketenagalistrikan sebagai bagian dari eksekusi kebijakan tarif tetap.
Pemerintah meminta korporasi PLN tetap fokus pada peningkatan kualitas layanan serta penguatan infrastruktur kelistrikan di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga: Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksikan Tumbuh 5,4 Persen, Ini Motor dan Tantangan Utamanya
Analisis Dampak Ekonomi Awal Tahun
Keputusan menahan tarif listrik di awal tahun bisa menjadi langkah positif untuk menjaga konsumsi rumah tangga.