energi

B50 Dan E20 Dikebut, Mampukah Bioenergi Indonesia Hentikan Impor Solar dan Jadi Eksportir Energi Baru

Jumat, 17 April 2026 | 08:28 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama jajaran korporasi BUMN membahas percepatan bioenergi nasional melalui implementasi biodiesel B50 dan etanol E20 (Facebook.com @Andi Amran Sulaiman)

NEWS SUMMARY:

  • Kementerian Pertanian bersama korporasi BUMN percepat pengembangan bioenergi nasional sebagai bagian strategi energi.
  • Implementasi biodiesel B50 dan etanol E20 menjadi fokus utama untuk mendukung ketahanan energi Indonesia.
  • Pemerintah optimistis bioenergi mampu ciptakan lapangan kerja dan dorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan

BISNIS24JAM.COM - Apakah Indonesia benar-benar siap menghentikan impor solar melalui B50 tahun ini?

Mampukah ambisi besar bioenergi sekaligus menciptakan jutaan lapangan kerja dan menekan kemiskinan secara nyata?

Percepatan Program Bioenergi Nasional Jadi Strategi Besar Kemandirian Energi Indonesia

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian bersama korporasi BUMN mempercepat pengembangan bioenergi nasional sebagai langkah strategis menuju kemandirian energi dan penguatan ekonomi domestik.

Baca Juga: Indonesia Perkuat Ketahanan Energi Lewat Pasokan Minyak Rusia, Bagaimana Dampaknya Bagi Harga dan Stabilitas

Fokus utama kebijakan ini mencakup implementasi biodiesel B50 dan percepatan pengembangan etanol menuju mandatori E20 sebagai bagian dari bauran energi nasional.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa program bioenergi merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto yang harus dijalankan secara kolaboratif lintas sektor.

Implementasi Biodiesel B50 Ditargetkan Hentikan Impor Solar Tahun Ini

Mentan Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa implementasi biodiesel B50 ditargetkan berjalan tahun ini dengan dampak signifikan terhadap pengurangan impor energi nasional.

Baca Juga: Strategi Energi Prabowo Berbuah Hasil, Pasokan Minyak Rusia Amankan Kebutuhan Nasional Hingga Akhir Tahun

Ia menegaskan bahwa program B50 berpotensi menghentikan impor solar hingga 5 juta ton sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ini arahan Bapak Presiden, yaitu biofuel, B50 jalan kita stop impor solar 5 juta ton,” ujar Andi Amran Sulaiman.

Managing Director Business 2 Danantara, Setyanto Hantoro, menambahkan bahwa implementasi B40 saat ini sudah mampu menekan impor solar secara signifikan.

Baca Juga: Instruksi Presiden Prabowo Penertiban IUP Bermasalah di Kawasan Hutan Jadi Prioritas Nasional Tahun Ini

Pengembangan Etanol E20 Jadi Kunci Diversifikasi Energi Nasional Indonesia

Selain biodiesel, pemerintah juga mendorong pengembangan etanol sebagai bagian dari diversifikasi energi melalui mandatori E20 yang membutuhkan pasokan besar.

Halaman:

Tags

Terkini