Sugiono menegaskan hubungan bilateral yang kuat akan memberikan manfaat bagi stabilitas kawasan serta mendukung kepentingan strategis kedua negara.
Kehadiran Sejumlah Menteri Perkuat Koordinasi Kebijakan Strategis Pemerintah Indonesia
Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan (Menhan(Sjafrie Sjamsoeddin serta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Baca Juga: Distribusi Program Makan Bergizi Gratis Perlu Fokus Daerah Miskin Agar Anggaran Tepat Sasaran
Kehadiran para pejabat menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam merumuskan arah kerja sama internasional Indonesia ke depan.
Sugiono menyatakan pemerintah terus mendorong diplomasi aktif sebagai strategi memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan geopolitik global.****
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Pemerintahan Bersih Syarat Negara Maju dalam Peringatan Nuzulul Qur’an Di Istana Negara
Program Makan Bergizi Gratis Antara Harapan Mengatasi Stunting dan Tantangan Pengawasan Anggaran
Distribusi Program Makan Bergizi Gratis Perlu Fokus Daerah Miskin Agar Anggaran Tepat Sasaran
Impor 105 Ribu Pikap Kopdes Ditunda, Ini Penjelasan Menķop Soal Peran PT Agrinas Pangan Nusantara
Kontroversi Impor Mobil Operasional Koperasi Desa, DPR Minta Lakukan Evaluasi Dampak Industri Otomotif
Penertiban Tambang Ilegal Lampung Jadi Sorotan Setelah Aparat Temukan 315 Mesin Gilingan Emas Aktif
Prabowo Ungkap Strategi Hadapi Krisis Global Lewat Swasembada Pangan dan Energi Berbasis SDA
Ancaman Konflik Iran Israel dan Nasib Kharg Island Sebagai Terminal Minyak Utama Kawasan Teluk Persia
Stok Beras Pemerintah Naik Pesat, BULOG Targetkan Cadangan Nasional Hingga 5 Juta Ton Akhir Maret
Ekonomi Dinilai Tahan Tekanan Global, Menkeu Purbaya Paparkan Data Indikator Kuat Awal Tahun 2026