• Sabtu, 18 April 2026

Langkah Baru Prabowo Terapkan WFH ASN, Bisakah Kurangi Macet Jakarta dan Polusi Udara Signifikan

Photo Author
Tim 24 Jam News, Bisnis 24 Jam
- Kamis, 26 Maret 2026 | 12:30 WIB
Mendagri Tito Karnavian menyampaikan pernyataan resmi terkait kebijakan WFH ASN untuk mendukung transformasi digital birokrasi Indonesia. (Facebook.com @Tito Karnavian)
Mendagri Tito Karnavian menyampaikan pernyataan resmi terkait kebijakan WFH ASN untuk mendukung transformasi digital birokrasi Indonesia. (Facebook.com @Tito Karnavian)

Ia menyatakan ASN yang bekerja dengan kondisi mental baik cenderung menghasilkan pelayanan publik lebih optimal.

Baca Juga: Kapal Induk Eks Italia Akan Perkuat Respons Bencana, Ini Kemampuan Helikopter dan Sistem Komando Operasional

Tantangan Infrastruktur Digital Dan Perubahan Budaya Kerja Di Lingkungan Pemerintah

Implementasi WFH ASN masih menghadapi kesenjangan akses internet dan perangkat kerja yang belum merata.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena efektivitas kerja digital sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur teknologi.

Selain faktor teknologi, perubahan budaya kerja konvensional juga menjadi tantangan dalam penerapan sistem kerja fleksibel birokrasi.

Baca Juga: Strategi Bisnis News Center Hubungkan Korporasi dengan Investor dan Lewat Jaringan Media Ekonomi

Menurut Tito Karnavian, pimpinan instansi harus mulai berorientasi pada kinerja terukur bukan sekadar kehadiran fisik pegawai.

Ia menekankan perubahan pola pikir menjadi faktor penting keberhasilan kebijakan WFH ASN.

Evaluasi Berkala Pemerintah Pastikan Dampak Nyata Terhadap Produktivitas Nasional

Pemerintah memastikan kebijakan WFH ASN akan dievaluasi secara berkala berdasarkan indikator produktivitas dan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga: Stok Pangan Nasional Saat Idulfitri 2026 Aman, Pemerintah Pastikan Harga Tetap Stabil dan Distribusi Lancar

Evaluasi dilakukan untuk melihat dampak nyata terhadap kemacetan, efisiensi anggaran, serta efektivitas kerja birokrasi nasional.

Kebijakan ini juga menjadi bagian dari eksperimen kebijakan publik berbasis data yang kini semakin sering diterapkan pemerintah.

Menurut Tito Karnavian, evaluasi akan menjadi dasar penyempurnaan kebijakan kerja fleksibel ke depan.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Disorot Usai Video Mitra Viral, Ini Penjelasan Soal Insentif Harian

Ia menegaskan pemerintah akan menyesuaikan kebijakan jika ditemukan kendala dalam implementasi di lapangan.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X