Baca Juga: Chandra Asri Kantongi Rp12,5 Triliun dari KKR untuk Akuisisi Jaringan SPBU Esso Singapura
Ia menjelaskan bahwa kehadiran langsung ke permukiman warga membuat pejabat lebih mudah membangun komunikasi dua arah yang produktif.
Pendekatan itu, menurut Amsori, memperlihatkan bahwa kedekatan emosional dapat menjadi fondasi legitimasi pemerintahan yang kuat.
Ia menyebut bahwa model seperti ini menjadi contoh bagi pejabat lain untuk tidak hanya menjalankan tugas struktural tetapi juga menghadirkan empati.
Baca Juga: Bencana Longsor di Banjarnegara, Puluhan Rumah Rusak dan 660 Jiwa Membutuhkan Bantuan Cepat
Amsori mengatakan bahwa praktik tersebut sekaligus memperlihatkan mayoritas warga menginginkan pejabat yang dekat dan responsif.
Survei Publik Menunjukkan Tren Kepuasan Tinggi di Kalangan Responden
Survei Indikator menunjukkan bahwa kesadaran publik terhadap Teddy melampaui beberapa menteri strategis seperti Airlangga Hartarto, Abdul Muhaimin Iskandar, dan Purbaya Yudhi Sadewa.
Data pada Oktober 2025 itu juga menempatkan tingkat kepuasan kinerja Seskab Teddy pada angka 84,5 persen.
Baca Juga: KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Wela Arista setelah Absen di Kasus CSR BI-OJK 2020–2023
Burhanuddin menyebut angka ini cukup tinggi untuk pejabat dengan eksposur media yang relatif terbatas.
Ia menilai bahwa konsistensi komunikasi serta kehadiran yang terlihat dalam aktivitas Presiden membuat publik semakin mengenal perannya.
Burhanuddin mengatakan fenomena ini menandakan bahwa publik menaruh perhatian besar terhadap aktor-aktor penting di sekitar Presiden.****