BISNIS24JAM.COM - Apa yang membuat seorang pejabat yang jarang muncul di garis depan pemberitaan justru memiliki tingkat pengenalan publik yang melampaui para menteri teknis dan menjadi fenomena baru dalam peta politik nasional?
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjadi perhatian publik setelah survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat awareness lebih dari 50 persen.
Pendiri lembaga tersebut Burhanuddin Muhtadi menilai tingginya pengenalan itu tidak lazim mengingat posisi Seskab bukan jabatan yang biasa muncul dalam sorotan media.
Baca Juga: Data Curah Hujan Ungkap Pola Unik Kwatisore: Mengapa Desa Ini Selalu Diguyur Hujan Setiap Sore?
Burhanuddin menyatakan bahwa fenomena ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap sosok-sosok yang bekerja di lingkar dalam Presiden.
Menurutnya, eksposur terhadap kebijakan strategis dan komunikasi publik yang konsisten membuat nama Teddy semakin dikenal publik.
Ia menilai bahwa efektivitas peran Seskab dalam proses administrasi dan penyampaian keputusan Presiden menjadi faktor yang berkontribusi pada kenaikan awareness.
Baca Juga: Aplikasi TRING Pegadaian Dikeluhkan Pengguna karena Error, OTP Telat, dan Gagal di Luar Negeri
Konsistensi Turun ke Masyarakat Menjadi Sorotan Pengamat Kebijakan Publik
Pengamat politik Amsori Baharudin Syah menjelaskan bahwa naiknya perhatian publik juga didorong pendekatan lapangan yang rutin dilakukan Seskab Teddy.
Menurutnya, aktivitas turun ke akar rumput memperlihatkan komitmen pejabat dalam memahami kebutuhan rakyat secara langsung.
Amsori mengatakan bahwa tindakan itu bukan sekadar agenda seremonial melainkan praktik kepemimpinan yang memprioritaskan empati.
Baca Juga: Efek Redenominasi pada Pendapatan Masyarakat: BI Tenangkan Publik, Lihat Risiko Persepsi
Ia menegaskan bahwa dialog publik semacam itu memungkinkan lahirnya kebijakan yang lebih berpihak dan relevan dengan kehidupan masyarakat.
Amsori menyebut gaya tersebut mencerminkan model birokrasi baru yang mengedepankan kedekatan tanpa meninggalkan efisiensi.
Gaya Birokrasi Baru yang Dinilai Mengubah Ekspektasi Publik Terhadap Pejabat
Amsori menilai sikap rendah hati Seskab Teddy telah menggeser persepsi publik mengenai pejabat tinggi yang cenderung terlihat jauh dari masyarakat.
Artikel Terkait
Kerugian Petani Meningkat: Produksi Padi Turun 70% Akibat Banjir Lumpur di Pomalaa
Kemenangan 2-1 Atas Honduras Antarkan Nova Arianto Promosi ke Timnas Indonesia U-20
Bitcoin Jatuh ke 96.000 Dolar AS Usai Shutdown Amerika Serikat Berakhir, Apa Pemicunya?
Biaya Pemusnahan Membengkak, Pencacahan Dipilih Usai Penemuan 19.391 Balpres
Dari Truk Modifikasi ke Tambang Ilegal: Jejak 42 Ton BBM Subsidi yang Disembunyikan di Bangka
7 Fakta Baru Mangkirnya Wela Arista dalam Penyidikan Kasus CSR BI-OJK oleh KPK
Redenominasi Rp1000 ke Rp1: Data, Kewenangan BI, dan Dampak Psikologis Jadi Sorotan Publik
Pendanaan 750 Juta Dolar AS Dorong Akuisisi SPBU Esso dan Ekspansi Energi Hilir Chandra Asri
Usai Rilis, Aplikasi TRING Pegadaian Dikritik Pengguna karena Gangguan OTP dan Migrasi Akun
Beras Premium Patahan 59 Persen: Mentan Amran Ungkap Pola Harga Serakahnomic