• Sabtu, 18 April 2026

Asian Games 2026 Batasi Peserta Sepak Bola, Ini Dampaknya Bagi Timnas U-23 dan Pembinaan Atlet Muda

Photo Author
Tim 24 Jam News, Bisnis 24 Jam
- Selasa, 17 Maret 2026 | 20:35 WIB
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Timnas Indonesia U-23 berpotensi kehilangan panggung Asian Games sebagai ajang pembuktian kualitas pemain muda nasional. (Dok. Instagram @rajasaptaokto)
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Timnas Indonesia U-23 berpotensi kehilangan panggung Asian Games sebagai ajang pembuktian kualitas pemain muda nasional. (Dok. Instagram @rajasaptaokto)

NEWS SUMMARY:

  • Garuda Muda terancam absen Asian Games 2026 akibat kebijakan baru OCA terkait kuota sepak bola.
  • KOI nilai perubahan aturan setelah kualifikasi berpotensi merugikan sejumlah negara termasuk Indonesia.
  • Indonesia dorong komunikasi bersama negara Asia untuk memperjuangkan evaluasi aturan peserta Asian Games.

BISNIS24JAM.COM - Bagaimana dampak absennya Indonesia U-23 dari Asian Games terhadap pembinaan pemain muda nasional?

Apakah perubahan aturan ini akan memengaruhi peta persaingan sepak bola usia muda Asia?

Ancaman Absennya Indonesia U-23 Dari Asian Games 2026 Jepang

Timnas Indonesia U-23 berpotensi kehilangan kesempatan tampil di Asian Games 2026 akibat perubahan aturan peserta cabang sepak bola yang ditetapkan OCA.

Baca Juga: Risiko Logistik Impor BBM Jarak Jauh Jadi Tantangan Baru Strategi Energi Indonesia Tahun Ini

Regulasi terbaru menetapkan hanya 16 negara peserta yang berasal dari tim peserta putaran final Piala Asia U-23 2025.

Kebijakan ini menjadi sorotan karena tidak disosialisasikan sebelum kualifikasi berlangsung sehingga memicu keberatan sejumlah pihak.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari menyampaikan bahwa Indonesia termasuk negara yang terdampak akibat penyesuaian regulasi tersebut.

Baca Juga: IPO POSA Disorot Regulator, Ini Fakta Pelanggaran dan Sanksi Para Direksi Serta Profesi Penunjang Pasar Modal

Asian Games sendiri menjadi ajang penting bagi pemain muda karena berperan sebagai panggung kompetisi internasional sekaligus sarana pembinaan atlet nasional.

KOI Nilai Regulasi Baru Berpotensi Ganggu Pembinaan Atlet Muda Nasional

KOI menilai partisipasi di Asian Games memiliki nilai strategis dalam pengembangan pengalaman bertanding pemain muda Indonesia di level internasional.

Turnamen multi olahraga tersebut juga sering dijadikan tolok ukur kesiapan atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi seperti Olimpiade.

Baca Juga: Indonesia Tidak Akan Gabung Aliansi Militer, Ini Strategi Prabowo Jaga Kedaulatan dan Stabilitas Nasional

Okto menekankan pentingnya memperjuangkan kesempatan bertanding demi menjaga kesinambungan program pembinaan sepak bola nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X