NEWS SUMMARY:
- Pengakuan Iran tentang dukungan Rusia dan Tiongkok memperjelas dinamika geopolitik baru di tengah rivalitas global.
- Kerja sama militer, ekonomi, dan teknologi membentuk kemitraan strategis yang berdampak pada keseimbangan kekuatan kawasan.
- Analis menilai pernyataan pejabat Iran juga berfungsi sebagai strategi deterrence menghadapi tekanan keamanan regional.
INDONESIARAYA.CO.ID - Apakah kerja sama Iran, Rusia, dan Tiongkok benar-benar membentuk poros baru penantang dominasi Barat?
Bagaimana aliansi strategis ini dapat memengaruhi konflik regional serta stabilitas ekonomi global dalam jangka panjang?
Kerja Sama Iran Rusia Tiongkok Dinilai Ubah Peta Geopolitik Global
Pengakuan Iran terkait dukungan militer Rusia dan Tiongkok dinilai mempertegas munculnya konfigurasi kekuatan baru dalam geopolitik internasional.
Hubungan tiga negara ini lama diamati analis Barat sebagai potensi poros strategis yang dapat menantang dominasi Amerika Serikat dan sekutunya.
Laporan menyebut penguatan hubungan ini terjadi melalui sektor militer, ekonomi, dan teknologi pertahanan secara simultan.
Aliansi Strategis Dibangun Melalui Latihan Militer dan Kerja Sama Teknologi
Latihan militer bersama menjadi simbol konkret penguatan hubungan trilateral tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Pesan Prabowo ke Korporasi Tambang, SDA untuk Rakyat, Prioritas Energi Domestik Jadi Kebijakan Utama
Latihan Maritime Security Belt difokuskan pada pengamanan jalur logistik global yang menjadi jalur utama distribusi energi dunia.
Selain aspek militer, kerja sama juga mencakup pertukaran teknologi pengawasan, komunikasi, serta peningkatan interoperabilitas sistem pertahanan.
Perang Ukraina Jadi Momentum Penguatan Hubungan Pertahanan Iran Rusia
Konflik Rusia dan Ukraina menjadi titik penting yang memperlihatkan hubungan militer praktis antara Teheran dan Moskow.
Institute for the Study of War mencatat penggunaan drone Shahed dalam konflik tersebut sebagai bukti nyata kerja sama industri pertahanan kedua negara.
Artikel Terkait
Pesan Prabowo ke Korporasi Tambang, SDA untuk Rakyat, Prioritas Energi Domestik Jadi Kebijakan Utama
Di Tengah Krisis Global, Prabowo Tekankan Kesederhanaan Pejabat Saat Open House Sebagai Contoh Publik
Tiga Skenario Hadapi Dampak Perang Global, Termasuk Potensi Defisit APBN yang Diproyeksi Tembus 4 Persen
Kontroversi Pernyataan Prabowo Tentang Pengamat Tidak Patriotik, Apa Dampaknya Terhadap Iklim Demokrasi
Mengapa AS Tidak Hancurkan Terminal Minyak Iran dalam Serangan Pulau Kharg, Ini Penjelasannya
Kekayaan Taylor Swift Tembus 2 Miliar Dolar AS, Ini Strategi Musik Yang Membuatnya Jadi Miliarder Global
Selat Hormuz Tidak Ditutup Iran, Ini Dampaknya Bagi Pasokan Energi Indonesia dan Stabilitas Harga Minyak Dunia
Impor LNG Dari Qatar Jadi Langkah Vietnam Kurangi Ketergantungan Batu Bara dan Percepat Transisi Energi Nasional
Data Terbaru Utang PLN Naik Lagi, CBA Minta Evaluasi Serius Tata Kelola Keuangan Korporasi Energi Nasional
Prabowo Pastikan Disiplin Fiskal. Tetap Terjaga Demi Stabilitas Ekonomi dan Kepercayaan Investor Global