• Sabtu, 18 April 2026

IHSG Cetak Rekor Baru 8.602: Data Penguatan 0,94 Persen dan Respons Menkeu Undang Penasaran

Photo Author
Budi Purnomo, Bisnis 24 Jam
- Jumat, 28 November 2025 | 09:16 WIB
Ilustrasi IHSG Cetak Rekor Baru 8.602: Data Penguatan 0,94 Persen dan Respons Menkeu Undang  Penasaran (Dok. Kreasi Cici AI)
Ilustrasi IHSG Cetak Rekor Baru 8.602: Data Penguatan 0,94 Persen dan Respons Menkeu Undang Penasaran (Dok. Kreasi Cici AI)

BISNIS24JAM.COM - Apakah lonjakan IHSG ke rekor tertinggi benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi yang sehat — atau hanya euforia sementara yang rawan koreksi?

Pada penutupan perdagangan 26 November 2025, IHSG mencatat rekor tertinggi di level 8.602,13, melonjak 0,94 persen dari hari sebelumnya.

Volume transaksi harian tembus sekitar Rp 26,7 triliun.

Baca Juga: 4 Pilar Strategis Kompas100 CEO Forum 2025 untuk Ketahanan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

Istilah “To The Moon” Picu Antusias — Tapi…

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bereaksi dengan penuh antusiasme, melontarkan “to the moon, to the moon!” saat merespons kabar rekor IHSG.

Pernyataan ini memicu persepsi bahwa pasar saham Indonesia memasuki fase “bullish” jangka panjang.

Namun bisa juga memancing ekspektasi berlebihan di kalangan investor ritel.

Baca Juga: Temuan Anomali Bandara IMIP: Menhan Soroti Absennya Aparat Negara di Fasilitas Strategis

Saham Gorengan Jadi Sorotan Walau Korporasi Disanjung

Purbaya sendiri mengakui keberadaan saham gorengan dalam pergerakan pasar.

Namun menyebut bahwa kenaikan tidak hanya didorong oleh spekulasi — mayoritas saham ikut menguat.

Meski demikian, risiko koreksi tetap ada apabila ekspektasi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional tidak sesuai kenyataan.

Baca Juga: Prabowo Targetkan 1 MW PLTS per Desa, Pemerintah Percepat Eksekusi dan Penertiban Tambang Ilegal

Pertumbuhan Ekonomi Masih Jadi PR Pemerintah

Meskipun IHSG melesat, pertumbuhan ekonomi Indonesia belum menunjukkan percepatan signifikan.

Purbaya pun sebelumnya pernah mengatakan bahwa lonjakan pasar saham harus diiringi dengan perbaikan ekonomi riil agar berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X