BISNIS24JAM.COM - Ketika bunga utang menelan ratusan triliun rupiah, sejauh mana ketahanan ekonomi Indonesia mampu melindungi belanja publik yang berdampak langsung ke masyarakat?
Apakah strategi pengelolaan utang pemerintah saat ini cukup kuat menghadapi tekanan global dan warisan fiskal pascapandemi?
Lonjakan Beban Bunga Menjadi Sorotan Ekonomi Nasional
Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai beban bunga utang Indonesia memasuki fase mengkhawatirkan.
Baca Juga: Prajogo Pangestu Masuk dalam Peringkat 11 Asia, Ini Daftar 20 Orang Terkaya Asia Desember 2025
Laporan yang dimuat IKPI akhir Desember 2025 mencatat pembayaran bunga APBN 2025 telah melampaui Rp500 triliun.
Porsi tersebut setara hampir seperlima belanja pemerintah pusat.
Kondisi ini dinilai mengurangi ruang fiskal untuk belanja prioritas.
Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef, M. Rizal Taufikurahman, menyebut struktur APBN semakin terbebani kewajiban historis.
Baca Juga: 4 Organisme Berbahaya Ditemukan pada 72 Ton Bawang Bombai Ilegal di Surabaya Jawa Timur
“Pendapatan negara lebih banyak dialokasikan untuk membayar bunga dibanding memperkuat kapasitas ekonomi,” katanya.
Tekanan Global Memperberat Pembiayaan Surat Berharga Negara
Pengetatan moneter global menjadi tantangan utama pembiayaan utang Indonesia.
Kenaikan suku bunga acuan negara maju mendorong yield obligasi meningkat.
Baca Juga: Romo FX Mudji Sutrisno Wafat di Usia 71 Tahun, Serikat Yesus Umumkan Misa Requiem Dua Hari
Hal ini berdampak langsung pada biaya penerbitan dan refinancing SBN.
Indonesia sebagai negara dengan pembiayaan berbasis pasar sangat rentan terhadap kondisi tersebut.
Artikel Terkait
Gus Yazid Tersangka TPPU Rp20 Miliar, Aliran Dana Korupsi BUMD Cilacap Rugikan Negara Rp237 Miliar
Kejaksaan Agung Dituding Salah Konstruksi Perkara dalam Kasus Kerry Adrianto Riza, Ini Alasannya
Banjir Sumatera Dalam Angka, Akademisi Ungkap Kegagalan Terkait Tata Ruang dan Agraria
Danantara di Panggung Global, 5 Alasan Press Release Internasional Jadi Kunci Kepercayaan Investor
CBA Tekankan Pentingnya Panggil Komisaris United Tractors dalam Kasus Dugaan Korupsi Impor BBM
Indonesia Catat 1,6 Miliar Dolar AS Investasi Halal 2025, Posisi Global Ketiga Terkuat
Miliarder Elon Musk Tembus 749 Miliar Dolar AS, Ini Daftar 10 Orang Terkaya Dunia Desember 2025
Romo FX Mudji Sutrisno Wafat di Usia 71 Tahun, Serikat Yesus Umumkan Misa Requiem Dua Hari
4 Organisme Berbahaya Ditemukan pada 72 Ton Bawang Bombai Ilegal di Surabaya Jawa Timur
Prajogo Pangestu Masuk dalam Peringkat 11 Asia, Ini Daftar 20 Orang Terkaya Asia Desember 2025