BISNIS 24JAM - Apakah pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 mampu bertahan menghadapi ketidakpastian global?
Seberapa kuat sektor domestik menopang ekonomi nasional di tengah dinamika perdagangan internasional yang berubah cepat?
Bagaimana konsumsi, sektor digital, dan investasi mendorong ekonomi Indonesia tetap tumbuh?
Baca Juga: Tambang Emas Tumpang Pitu Jadi Sorotan Setelah Kajian 3 Regulasi Minerba dan Kehutanan Tahun 2012
Apakah tren positif ini akan berlanjut pada tahun berikutnya dan menjaga optimisme pelaku usaha nasional?
Ekonomi Indonesia Tumbuh Stabil di engah Tekanan Global Eksternal Berlanjut
Ekonomi Indonesia menunjukkan kinerja stabil dengan pertumbuhan 5,39 persen pada triwulan IV 2025 secara tahunan menurut Badan Pusat Statistik.
Sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,11 persen dan melampaui capaian tahun sebelumnya sebesar 5,03 persen.
Baca Juga: SKK Migas Tegaskan Target Produksi Migas 2026 Melalui CEO Forum Bersama Korporasi Migas Global
Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan konsumsi masyarakat tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi pada akhir 2025.
Lonjakan Mobilitas Liburan Mendorong Konsumsi dan Aktivitas Perdagangan Domestik Nasional
Mobilitas masyarakat meningkat selama libur akhir tahun sehingga mendorong konsumsi rumah tangga dan aktivitas perdagangan domestik.
Jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada triwulan IV 2025 meningkat 13,42 persen secara tahunan dan diikuti kenaikan penumpang transportasi.
Baca Juga: PDB Indonesia Kuartal IV 2025 Berpotensi Tertinggi Sejak 2022 Menurut Proyeksi Bank Mandiri
Peningkatan transaksi digital, e-retail, serta penggunaan uang elektronik memperkuat aktivitas ekonomi domestik pada akhir 2025.
Sektor Digital Transportasi dan Industri Pengolahan Catat Pertumbuhan Signifikan Berkelanjutan
Sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 8,98 persen diikuti sektor informasi dan komunikasi 8,09 persen serta jasa keuangan 7,92 persen.
Artikel Terkait
IHSG Tertekan dan MSCI Beri Peringatan, Dirut Bursa Efek Indonesia Ambil Langkah Mundur
Prilly Latuconsina Buka Suara Soal Open To Work LinkedIn, Fakta Polemik dan Permintaan Maaf Publik
Sidang Perdana Gugatan KLH Uji Kerusakan Lingkungan Tambang Martabe dengan Nilai Rp226 Miliar
Konsumsi Rumah Tangga Tetap Solid Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menutup Tahun 2025
OJK Dorong Transparansi Pasar Modal Lewat Data Kepemilikan Saham dan Kolaborasi Aparat Hukum
Penurunan Pendapatan Picu PHK Washington Post dan Tutup Desk Olahraga, Buku, dan Podcast Harian
Pernyataan Penting Menkeu Soal OTT Pajak Bea Cukai dan Sanksi Pegawai yang Terbukti Bersalah
Kemenkeu Deteksi Manipulasi Ekspor CPO Lewat AI Negara Transit Jadi Celah Transfer Pricing
CEO Forum SKK Migas Perkuat Sinergi Pemerintah dan Industri Migas Hadapi Tantangan Global
Kontroversi Keputusan Bupati 2012 Soal Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi Mulai Dibedah Pegiat