NEWS SUMMARY:
- Energi Mega Persada fokus mengonversi sumber daya menjadi cadangan produksi untuk meningkatkan kontribusi energi domestik
- Optimalisasi sumur idle Bentu menunjukkan efisiensi investasi korporasi dalam menjaga pertumbuhan bisnis migas berkelanjutan
- Sumur Cenako-1 Twin di Riau menjadi temuan strategis baru sektor hulu migas Indonesia berdasarkan hasil pengujian Maret 2026
BISNIS24JAM.COM - Apakah penemuan cadangan minyak baru ini mampu memperkuat ketahanan energi Indonesia di tengah dinamika global?
Seberapa besar dampaknya terhadap produksi migas nasional dan stabilitas pasokan energi domestik ke depan?
Penemuan Cadangan Minyak Baru Perkuat Strategi Ketahanan Energi Nasional Indonesia
Korporasi energi PT Energi Mega Persada Tbk mengumumkan temuan minyak baru dari sumur eksplorasi Cenako-1 Twin di Blok South CPP, Riau, Jumat (27/03/2026).
Baca Juga: Kasus Tambang Samin Tan Jadi Perhatian, Ini Kronologi Dugaan Korupsi Pertambangan Kalteng Terbaru
Pengeboran sumur eksplorasi tersebut mencapai kedalaman 2.475 kaki atau sekitar 754 meter, dengan indikasi kandungan minyak signifikan berdasarkan hasil pengujian awal.
Direktur Utama PT Energi Mega Persada Tbk Syailendra S. Bakrie menyatakan struktur Cenako diperkirakan memiliki original oil in place sekitar 15,6 juta barel.
Strategi Korporasi Mempercepat Konversi Temuan Menjadi Produksi Komersial Bernilai Tambah
Manajemen korporasi menyatakan langkah berikutnya adalah pengambilan data seismik tambahan serta pengeboran lanjutan untuk meningkatkan status sumber daya menjadi cadangan terbukti.
Syailendra mengatakan korporasi berencana mengebor tiga sumur tambahan dengan target potensi produksi mencapai sekitar 500 barel minyak per hari.
“Kami berencana melakukan akuisisi data seismik dan pengeboran lanjutan untuk mengonversi temuan menjadi cadangan siap produksi,” ujar Syailendra dalam keterangan resmi, Jumat.
Aktivasi Lapangan Gas Bentu Dorong Optimalisasi Aset Migas Eksisting Korporasi
Selain temuan minyak, anak usaha lainnya EMP Bentu Limited berhasil mengaktifkan kembali sumur Bentu-2 yang sebelumnya berstatus idle dan belum pernah diproduksikan.
Baca Juga: Prabowo Gandeng Ray Dalio Promosikan Peluang Investasi ke Investor Global Sektor Energi dan Industri
Reaktivasi dilakukan melalui pembangunan pipa produksi pada Desember 2025 serta program workover intensif sejak Februari hingga pertengahan Maret 2026.
Artikel Terkait
Dampak Konflik Global Pada Harga Minyak Picu Urgensi Percepatan Kendaraan Listrik dan Reformasi Energi
Pengawasan BPR Diperketat, OJK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan dan Keamanan Dana Masyarakat
Keputusan Jepang Lepas Cadangan Energi Jadi Momentum Uji Ketahanan Pasar Minyak Global 2026
Pemerintah Percepat Reformasi Subsidi LPG dan Digitalisasi Distribusi Demi Ketahanan Energi Nasional
Penurunan Approval Rating Trump Jadi Sorotan Setelah Lonjakan Harga Bahan Bakar dan Kebijakan Militer
Istana Jadi Saksi Penguatan Hubungan Indonesia dan Tiongkok dalam Agenda Strategis dan Stabilitas Regional
Prabowo Gandeng Ray Dalio Promosikan Peluang Investasi ke Investor Global Sektor Energi dan Industri
Prabowo Terima Anwar Ibrahim, Bahas Stabilitas Kawasan ASEAN Hadapi Geopolitik dan Ketidakpastian Ekonomi
Kasus Tambang Samin Tan Jadi Perhatian, Ini Kronologi Dugaan Korupsi Pertambangan Kalteng Terbaru
Penemuan Cadangan Minyak Riau Jadi Momentum Energi Mega Persada Perkuat Ketahanan Energi Nasional