BISNIS24JAM.COM - Apakah perjalanan mudik Lebaran 2026 akan tetap lancar di tengah lonjakan mobilitas nasional?
Seberapa siap pasokan BBM, avtur, dan layanan energi menjaga jutaan pemudik tetap aman selama perjalanan panjang menuju kampung halaman?
Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan pasokan energi nasional guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 yang diprediksi kembali meningkat signifikan.
Baca Juga: Presiden Prabowo Disambut Putra Mahkota Yordania dan Jet Tempur F16, Diplomasi Indonesia Makin Aktif
Korporasi energi nasional tersebut menyiapkan pengamanan stok bahan bakar, pengawasan distribusi, serta peningkatan layanan publik melalui pembentukan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI).
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, mengatakan peluncuran Satgas RAFI dijadwalkan berlangsung pekan depan untuk memastikan layanan energi berjalan optimal selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Nanti insyaallah di minggu depan kita akan launching Satgas dan semua tim Satgas bekerja selama periode Ramadan dan Idulfitri,” ujar Arya di AFT Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Pertamina Aktifkan Satgas Energi Nasional Selama Periode Ramadan Dan Idulfitri
Satgas RAFI menjadi mekanisme pengawasan terpadu yang bekerja selama 24 jam untuk menjaga stabilitas pasokan BBM, LPG, dan avtur di seluruh wilayah Indonesia.
Tim Satgas bertugas memonitor distribusi energi secara real time sekaligus merespons kebutuhan masyarakat melalui layanan pelanggan dan kanal digital resmi korporasi.
Arya menegaskan pengawasan operasional dilakukan menyeluruh agar masyarakat tidak mengalami gangguan energi selama mobilitas tinggi mudik Lebaran berlangsung.
Baca Juga: Impor 105.000 Pikap Kopdes Ditunda, Pemerintah Hitung Kesiapan Industri Otomotif Nasional
Langkah ini melanjutkan pola pengamanan energi tahunan yang sebelumnya diterapkan Pertamina pada periode mudik 2024 dan 2025 dengan fokus mitigasi lonjakan konsumsi bahan bakar.
Ketersediaan Avtur Dijamin Melalui Pengawasan Ketat Standar Nasional Internasional
Selain sektor darat, Pertamina memastikan kesiapan energi penerbangan melalui pengawasan kualitas avtur di Aviation Fuel Terminal Halim Perdanakusuma.