Laporan keuangan BJB semester I 2024 menunjukkan aset mencapai lebih dari Rp180 triliun menurut publikasi resmi korporasi di website OJK.
Baca Juga: Apakah Target Pertumbuhan 5,4 Persen 2026 Realistis? INDEF Ungkap Ketimpangan dan Tantangan
Informasi mengenai perubahan kondisi direksi termasuk peristiwa khusus harus diumumkan sesuai POJK 31/2015 tentang keterbukaan informasi.
Setiap peristiwa yang menyangkut pimpinan tertinggi bank daerah perlu penjelasan cepat dan terukur untuk mencegah ketidakpastian di pasar.
Penyelidikan Diperlukan untuk Menjaga Kepercayaan Publik
Beniharmoni menegaskan bahwa transparansi merupakan bagian penting dari pelayanan publik oleh korporasi yang menghimpun dana masyarakat.
Baca Juga: Transparansi 3 Audit Tambang: Sherly Tegaskan Tak Ada Konflik Kepentingan dari Saham Warisan
Ia menambahkan bahwa investigasi profesional menjadi kunci untuk memastikan tidak ada informasi yang disembunyikan dan publik tidak terjebak spekulasi.
“Semakin terbuka prosesnya, semakin kecil ruang rumor berkembang,” ujarnya.****
Artikel Terkait
Temuan Konflik Tambang Nikel dan Darurat Tata Kelola di Maluku Utara yang Memicu Pertanyaan Publik
Boy Thohir Tambah 3,14 Juta Saham TRIM, Perkuat Kepemilikan Senilai Rp1,72 Triliun
Fakta Penting Setelah Wafatnya Dirut Bank BJB Yusuf Saadudin dan Dampaknya pada Stabilitas Emiten Terbuka
Curah Hujan Tinggi, Pemantauan PT Vale Perkuat Upaya Mitigasi pada Tahap Konstruksi Proyek Pomalaa
Pencekalan Kasus Pajak Selama 6 Bulan, Termasuk Dirut Djarum: Ini Implikasi Kasus Pajak 2016–2020
Transparansi 3 Audit Tambang: Sherly Tegaskan Tak Ada Konflik Kepentingan dari Saham Warisan
Apakah Target Pertumbuhan 5,4 Persen 2026 Realistis? INDEF Ungkap Ketimpangan dan Tantangan
Investasi Rusia 2025: Sistema Group Tawarkan Kerja Sama Kapal Listrik dan Obat Murah
Pemerintah Sita 250 Ton Beras Ilegal di Sabang, Stok Nasional Tembus 3,8 Juta Ton
MUI Rilis Fatwa Pajak Berkeadilan, Soroti PBB dan Sembako yang Dinilai Tidak Tepat Dipungut