• Sabtu, 18 April 2026

Curah Hujan Tinggi, Pemantauan PT Vale Perkuat Upaya Mitigasi pada Tahap Konstruksi Proyek Pomalaa

Photo Author
Budi Purnomo, Bisnis 24 Jam
- Jumat, 21 November 2025 | 09:21 WIB
Head of Corporate Communication PT Vale Indonesia Tbk, Vanda Kusumaningrum. (Facebook.com @Vanda Kusumaningrum)
Head of Corporate Communication PT Vale Indonesia Tbk, Vanda Kusumaningrum. (Facebook.com @Vanda Kusumaningrum)

BISNIS24JAM.COM - Mengapa banjir kembali melanda wilayah Oko-Oko dan Huko-Huko saat korporasi tambang di Pomalaa masih berada pada tahap konstruksi.

Dan bagaimana masyarakat dapat memastikan bahwa lingkungan tetap terlindungi dari potensi dampak yang tidak diinginkan?

PT Vale Indonesia Tbk menegaskan komitmen keberlanjutan melalui penerapan praktik bisnis etis di Pomalaa.

Baca Juga: Fakta Penting Setelah Wafatnya Dirut Bank BJB Yusuf Saadudin dan Dampaknya pada Stabilitas Emiten Terbuka

Korporasi menyatakan seluruh aktivitas konstruksi mengikuti prinsip Good Corporate Governance untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas.

Head of Corporate Communication PT Vale Indonesia Tbk, Vanda Kusumaningrum, menekankan pentingnya tata kelola dan keterbukaan informasi dalam pengembangan proyek.

Vanda Kusumaningrum menyampaikan hal tersebut melalui keterangan tertulis, sekaligus merespons pemberitaan sebelumnya di media ini.

Baca Juga: Boy Thohir Tambah 3,14 Juta Saham TRIM, Perkuat Kepemilikan Senilai Rp1,72 Triliun

Pemantauan Kualitas Lingkungan Dilakukan Secara Konsisten Dan Terukur

PT Vale melaksanakan pemantauan kualitas udara dan air secara berkala sejak tahap pra-operasi untuk memastikan perlindungan ekosistem lokal.

Sampel di wilayah tangkapan air Sungai Oko-Oko dipantau bersama otoritas guna mengantisipasi gangguan lingkungan.

Vanda Kusumaningrum menyatakan pemantauan tersebut dilakukan sebagai bentuk mitigasi sejak dini demi menjaga kualitas air bagi masyarakat.

Baca Juga: 46 Temuan Konflik Tambang Nikel dan Darurat Tata Kelola di Maluku Utara yang Memicu Pertanyaan Publik

Banjir Di Oko-Oko Dan Huko-Huko Dipengaruhi Intensitas Hujan Ekstrem

Sebagian persawahan di Desa Oko-Oko dan Desa Lamendai terdampak banjir setelah curah hujan meningkat signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Korporasi menyampaikan empati kepada warga terdampak sekaligus menegaskan banjir merupakan peristiwa yang tidak diharapkan dalam operasional proyek.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X