• Sabtu, 18 April 2026

Mengapa AS Tidak Hancurkan Terminal Minyak Iran dalam Serangan Pulau Kharg, Ini Penjelasannya

Photo Author
Tim 24 Jam News, Bisnis 24 Jam
- Senin, 16 Maret 2026 | 10:38 WIB
Ilustrasi Pulau Kharg. Terminal minyak Pulau Kharg tetap beroperasi meskipun terjadi serangan militer Amerika Serikat menurut laporan terbaru Iran. (Dok. Kreasi Gemini AI)
Ilustrasi Pulau Kharg. Terminal minyak Pulau Kharg tetap beroperasi meskipun terjadi serangan militer Amerika Serikat menurut laporan terbaru Iran. (Dok. Kreasi Gemini AI)

Nilai ekspor dari terminal ini diperkirakan berkontribusi besar terhadap pendapatan Iran dengan estimasi nilai mencapai 53 miliar Dolar AS sepanjang 2025.

Respons Iran dan Dampak Ketegangan Terhadap Stabilitas Harga Energi

Kantor berita Fars melaporkan lebih dari 15 ledakan terjadi di Pulau Kharg, namun otoritas Iran menyatakan aktivitas ekspor minyak tetap berjalan normal.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik Akibat Perang, Seberapa Kuat APBN Indonesia Menahan Tekanan Fiskal Global

Laporan citra satelit dari lembaga pemantau independen menunjukkan adanya kerusakan terbatas pada fasilitas militer tanpa gangguan signifikan pada terminal energi.

Pasar energi global bereaksi cepat dengan harga minyak melonjak ke kisaran 110 hingga 120 Dolar AS per barel akibat kekhawatiran gangguan pasokan.

Konflik Regional Meluas Sejak Ketegangan Amerika Serikat - Israel Vs Iran Februari

Ketegangan ini merupakan bagian dari konflik lebih luas antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang meningkat sejak akhir Februari 2026.

Baca Juga: Arahan Prabowo ke Kabinet, Hindari Open House Berlebihan Demi Jaga Kepercayaan Publik dan Ekonomi Nasional

Situasi memanas setelah perubahan kepemimpinan tertinggi Iran yang mengambil posisi lebih keras terhadap kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Sejumlah analis geopolitik memperingatkan serangan terhadap fasilitas energi berpotensi memicu pembalasan Iran terhadap instalasi energi negara Teluk dan jalur Selat Hormuz.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X