BISNIS24JAM.COM - Apa makna perombakan direksi Krakatau Steel bagi identitas korporasi yang lahir dan tumbuh di Banten?
Apakah absennya unsur internal dan tokoh lokal mencerminkan perubahan paradigma pengelolaan BUMN strategis?
RUPS Luar Biasa PT Krakatau Steel (Persero) Tbk pada 23 Desember 2025 menetapkan perombakan dua posisi direktur utama.
Baca Juga: Hashim Klarifikasi Isu Sawit Presiden Prabowo: Data LHKPN Tunjukkan Nol Kepemilikan Lahan
Keputusan tersebut langsung menarik perhatian publik dan pemangku kepentingan di wilayah Banten.
Pergantian Direksi dan Hilangnya Representasi Internal
RUPS LB mengganti Direktur SDM dan Direktur Infrastruktur dan Operasi dengan figur profesional eksternal.
Suryanto Waluyo dan Sidik Darusulistyo resmi menggantikan pejabat lama yang berasal dari internal korporasi.
Baca Juga: Lelang Sebanyak 8 Blok Migas Resmi Dibuka ESDM, Papua dan Natuna Jadi Fokus Eksplorasi Baru
Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam pola rekrutmen pimpinan Krakatau Steel.
Sebelumnya, beberapa posisi strategis diisi oleh karyawan senior yang meniti karier dari internal.
Struktur Manajemen Baru dan Fokus Transformasi Bisnis
Dewan Komisaris tetap dipimpin Hendro Martowardojo dengan komposisi komisaris independen yang tidak berubah.
Baca Juga: 8 Miliarder Dunia Kuasai Jutaan Hektare Hutan, Dari Konservasi Hingga Investasi Karbon Masa Depan
Direksi dipimpin Muhamad Akbar Djohan dengan lima direktur fungsional.
Manajemen menyebut struktur baru dirancang untuk mempercepat transformasi bisnis dan efisiensi operasional.
Artikel Terkait
Hoaks Tambang Gunung Slamet Terbantahkan: Data Lapangan dan Satelit Ungkap Aktivitas Nol Sejak Lama
Otoritas Jasa Keuangan Rilis 30 Pedagang Kripto Berizin, Transaksi 2025 Tembus Rp421 Triliun
ELPI Menang Tender Armada Kapal Rp2,39 Triliun, Kontrak Genting FLNG Amankan Pendapatan Hingga 18 Tahun
UBS AG London Jual 627,35 Juta Saham BUMI, Raup Dana Segar Rp229,61 Miliar untuk Lindung Nilai Derivatif
Kontrak Rp8,22 Triliun Hingga 2030, BUMA Perkuat Posisi di Tambang Batu Bara Blackwater Australia
Jejak 7 Korporasi dan Dana Asing Perbankan Tiongkok Berada di Balik Rusaknya Batang Toru
Harga Minyakita Tembus Rp18.000, 2 Korporasi Produsen Diduga Langgar Aturan HET Rp15.700
Hashim Klarifikasi Isu Sawit Presiden Prabowo: Data LHKPN Tunjukkan Nol Kepemilikan Lahan
Lelang Sebanyak 8 Blok Migas Resmi Dibuka ESDM, Papua dan Natuna Jadi Fokus Eksplorasi Baru
8 Miliarder Dunia Kuasai Jutaan Hektare Hutan, Dari Konservasi Hingga Investasi Karbon Masa Depan