BISNIS24JAM.COM - Apakah penggeledahan aparat penegak hukum di kawasan SCBD menjadi sinyal serius pembenahan pasar modal Indonesia?
Mengapa kasus dugaan saham gorengan kembali mencuat saat kepercayaan investor ritel tengah diuji oleh gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)?
Penggeledahan Dittipideksus Bareskrim di Kantor Korporasi Sekuritas
Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menggeledah kantor PT Shinhan Sekuritas Indonesia di Equity Tower SCBD Jakarta Selatan pada 3 Februari 2026.
Penggeledahan dilakukan untuk mencari barang bukti dugaan tindak pidana pasar modal dan tindak pidana pencucian uang terkait praktik saham gorengan.
Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak menyatakan langkah ini bagian dari komitmen menjaga integritas pasar modal nasional.
Dugaan IPO Bermasalah dan Peran Penjamin Emisi Efek
Kasus ini berkaitan dengan penawaran umum perdana PT Multi Makmur Lemindo berkode saham PIPA yang berlangsung pada 2023.
Baca Juga: Eks Bos BUMN Diingatkan Soal Akuntabilitas Hukum Pengelolaan Aset Negara Bernilai Triliunan Dolar AS
PT Shinhan Sekuritas Indonesia tercatat berperan sebagai penjamin emisi efek dalam proses Initial Public Offering (IPO) korporasi tersebut.
Penyidik menduga valuasi aset PT MML tidak memenuhi ketentuan kelayakan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Penetapan Tersangka Baru dalam Pengembangan Penyidikan
Bareskrim Polri telah menetapkan tiga tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan manipulasi pasar.
Baca Juga: Moratorium Tambang Banten Tanpa Batas Waktu, Pemprov Prioritaskan Keselamatan Warga dan Lingkungan
Tersangka BH merupakan mantan staf Unit Evaluasi dan Pemantauan BEI yang telah diberhentikan.
Dua tersangka lain adalah DA selaku penasihat keuangan serta RE sebagai mantan manajer proyek PT MML saat IPO.
Artikel Terkait
Jelang Ramadan 2026, Harga Daging Sapi Bertahan Rp135.000 Per Kilogram, Pasokan RPH Lancar
Audit Lingkungan Tambang Jawa Barat 176 Tambang Ilegal Ditindak 233 IUP dalam Pengawasan
Koreksi Saham Overvalued Merupakan Momentum Seleksi Investor Jangka Panjang dii Pasar Modal
UBS Dan JP Morgan Soroti Risiko Regulasi dari Rencana Pengalihan Tambang Emas Martabe ke BUMN
MSCI Beri Peringatan Pasar, Saham Telkom Indonesia Terkoreksi di Tengah Gejolak Global 2026
Banten Hentikan Izin Tambang Baru, Evaluasi Tata Kelola Minerba Mengacu RTRW 2023–2043
Jumlah Investor Tembus 13 Juta, Anindya Bakrie Tekankan Edukasi Cegah Risiko Saham Gorengan
Prabowo Tegaskan Tanggung Jawab Eks Pimpinan BUMN Atas Aset Negara 1,04 Triliun Dolar AS
Investasi 1,6 Miliar Dolar AS di Tanah Jarang Vietnam Perkuat Strategi AS Kurangi Ketergantungan Global
Pertemuan Kertanegara Ungkap Keputusan Prabowo Minta Pejabat Mundur Usai Pasar Modal Anjlok Tajam