• Sabtu, 18 April 2026

Langkah Tegas Pemerintah Awasi Medsos Demi Keamanan Anak dari Risiko Konten Digital Berbahaya

Photo Author
Tim 24 Jam News, Bisnis 24 Jam
- Minggu, 5 April 2026 | 06:45 WIB
Menkomdigi Meutya Hafid ungkap aktivitas digital masyarakat Indonesia yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi digital nasional. (Dok. Instagram @meutya_hafid)
Menkomdigi Meutya Hafid ungkap aktivitas digital masyarakat Indonesia yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi digital nasional. (Dok. Instagram @meutya_hafid)

Pemerintah menyatakan akan melanjutkan proses pemeriksaan jika tidak ada perbaikan signifikan dari kedua platform tersebut.

Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa regulasi digital Indonesia akan ditegakkan secara konsisten.

Baca Juga: Selat Hormuz dalam Sejarah Dunia Jalur Dagang Kuno yang Kini Jadi Kunci Stabilitas Energi Global

Di sisi lain, Bigo Live dan X mendapat apresiasi karena dinilai cepat memenuhi ketentuan verifikasi usia pengguna.

Perlindungan Anak Jadi Prioritas Di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

Pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia meningkatkan kebutuhan regulasi untuk menjaga keamanan pengguna, terutama kelompok usia rentan.

Sekitar 70 juta anak Indonesia di bawah 16 tahun menjadi perhatian utama dalam kebijakan perlindungan ruang digital.

Baca Juga: Minyak Rusia Jadi Rebutan Asia, Akankah Indonesia Ikut Amankan Energi Murah Demi Stabilitas Ekonomi

Meutya menyatakan kebijakan ini bukan sekadar administratif tetapi bentuk kehadiran negara dalam perlindungan masyarakat.

Langkah ini sejalan dengan tren global yang mendorong tanggung jawab lebih besar kepada korporasi teknologi.

Kolaborasi Pemerintah Platform dan Keluarga Jadi Kunci Keamanan Digital

Kemkomdigi menegaskan pengawasan tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri tanpa dukungan orang tua dan masyarakat.

Baca Juga: Harga Energi Global Naik Tajam, Pemerintah Pastikan BBM Indonesia Tetap Stabil Demi Jaga Daya Beli

Literasi digital keluarga dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah penyalahgunaan platform oleh anak.

“Kami mengajak orang tua dan anak untuk ikut mengawal kepatuhan platform terhadap regulasi,” kata Meutya Hafid.

Sebagai informasi tambahan, berbagai laporan media sebelumnya menunjukkan meningkatnya perhatian global terhadap keamanan anak di media sosial.

Baca Juga: Prabowo Bawa Investasi Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X