BISNIS24JAM.COM - Seberapa kuat tata kelola korporasi tambang diuji ketika temuan lembaga negara mengungkap pelanggaran mendasar perizinan?
Apakah mekanisme pengawasan cukup efektif mencegah konflik kepentingan di industri ekstraktif daerah?
Temuan Lembaga Negara Ungkap Risiko Tata Kelola Tambang
Laporan investigatif Kabarhalmahera.com mengungkap temuan DPRD Maluku Utara dan BPK RI terkait operasional PT Karya Wijaya di Pulau Gebe.
Baca Juga: Purbaya Sidak Danantara, Coretax Diuji Langsung dan Mayoritas Masalah Beres olleh Tim Gabungan
Temuan tersebut menyoroti lemahnya pemenuhan aspek administratif dalam kegiatan pertambangan nikel tahap Operasi Produksi.
Isu tata kelola menjadi krusial mengingat Pulau Gebe termasuk wilayah sensitif secara ekologis dan sosial.
Legalitas Operasi Tambang Dipertanyakan dalam Audit BPK
BPK RI mencatat pembukaan lahan produksi dilakukan tanpa IPPKH yang diwajibkan dalam kawasan hutan produksi terbatas.
Baca Juga: Kontrak Karya Dipersempit, Tambang Gorontalo Minerals Masih Terjerat Polemik Hukum Berkepanjangan
Audit juga menemukan belum adanya jaminan reklamasi dan pascatambang yang menjadi indikator kepatuhan lingkungan korporasi.
Ketiadaan izin pembangunan dermaga operasional turut dicatat dalam laporan pemeriksaan resmi lembaga negara tersebut.
Sengketa Konsesi Tambang dan Dampaknya Terhadap Investasi
Tumpang tindih wilayah operasional dengan PT FBLN mendorong gugatan ke PTUN sebagai mekanisme penyelesaian sengketa administrasi.
Baca Juga: GAPKI Ungkap Ruwetnya Aturan Plasma Sawit Sebesar 20 Persen di Lapangan Perkebunan
Sengketa lahan tambang dinilai berpotensi menimbulkan ketidakpastian investasi di sektor nikel nasional.
Kementerian Investasi menekankan kepastian hukum menjadi faktor utama daya tarik investasi mineral strategis.
Artikel Terkait
Forbes Rilis Pengusaha Wirastuty Fangiono Menjadi Konglomerat Perempuan Termuda Indonesia
Greenland Jadi Sorotan: Presiden Emmanuel Macron Kirim Pasukan, Jaga Kepentingan Eropa di Arktik
Ketidakpastian Risiko Jadi Penghalang Utama Investasi Proyek Strategis, Begini Kata Agus Marto
Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara: KPK Selidiki Aliran Dana hingga Kantor Pusat DJP
Tambang Emas Ilegal Poboya Memanas: 4 Data Kontras Pernyataan Wakapolda dan Gubernur Sulteng
PT Kapuas Prima Coal Temukan Indikasi Emas di Kalimantan Tengah, Biaya Eksplorasi Rp421 Juta
Pemprov Jawa Barat Siapkan Rp45 Miliar, 15.293 KK Bogor Terdampak Tambang Tunggu Pencairan
Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Dipertanyakan, Kelas Menengah Indonesia Susut 9,48 Juta Orang
Coretax Diuji Lapangan, Menkeu Purbaya Sebut Gangguan Tidak Sistemik Pada Infrastruktur Utama
Banding Berjalan, BRMS Hadapi Tekanan Isu Legalitas Tambang Gorontalo Minerals Terus Meningkat