BISNIS24JAM.COM - Seberapa siap sistem pajak digital Indonesia menopang transaksi korporasi berskala nasional?
Apakah keluhan korporasi mencerminkan gangguan sistem atau tantangan adaptasi teknologi baru?
Menkeu Purbaya Pastikan Sistem Coretax Tetap Andal untuk Korporasi
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan sistem Coretax tetap andal, pernyataan tersebut disampaikan usai inspeksi mendadak ke kantor Danantara.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Dipertanyakan, Kelas Menengah Indonesia Susut 9,48 Juta Orang
.
Sidak dilakukan sebagai respons atas keluhan operasional yang sempat mencuat, Purbaya datang bersama tim IT DJP dan perwakilan Direktorat Jenderal Pajak.
Ia menekankan pemeriksaan dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem fiskal nasional, langkah ini dinilai penting mengingat peran korporasi besar dalam penerimaan negara.
Keluhan Korporasi Diuji Melalui Pemeriksaan Lapangan
Dalam pemeriksaan, Purbaya meminta tim Danantara menunjukkan kendala aktual.
Baca Juga: Pemprov Jawa Barat Siapkan Rp45 Miliar, 15.293 KK Bogor Terdampak Tambang Tunggu Pencairan
Ia menolak pemaparan konseptual dan fokus pada proses transaksi riil, pendekatan ini bertujuan memastikan penilaian berbasis fakta lapangan.
Sebagian kendala ditemukan pada proses pembayaran dan pelaporan pajak.
Masalah tersebut dapat diselesaikan secara langsung oleh tim teknis, Purbaya menilai kendala bersifat minor dan tidak sistemik.
Baca Juga: PT Kapuas Prima Coal Temukan Indikasi Emas di Kalimantan Tengah, Biaya Eksplorasi Rp421 Juta
Evaluasi Ungkap Coretax Berfungsi Sesuai Desain Awal
Coretax merupakan sistem inti perpajakan Direktorat Jenderal Pajak, sistem ini dikembangkan untuk meningkatkan kepatuhan dan efisiensi administrasi.
Implementasi nasional dimulai bertahap sejak 2024, menurut Purbaya, Coretax telah berfungsi sesuai rancangan.
Permintaan tambahan dari pengguna berkaitan dengan kenyamanan antarmuka, penyempurnaan dijadwalkan rampung dalam dua minggu.
Artikel Terkait
Forbes Rilis Pengusaha Wirastuty Fangiono Menjadi Konglomerat Perempuan Termuda Indonesia
Aksi 14 Januari 2026: Ratusan Warga Cianjur Kepung Alat Berat Proyek PLTP Geothermal
Rupiah Semakin Dekati Rp17.000 per Dolar AS, Bank Indonesia Aktif Jaga Stabilitas Awal 2026
Greenland Jadi Sorotan: Presiden Emmanuel Macron Kirim Pasukan, Jaga Kepentingan Eropa di Arktik
Ketidakpastian Risiko Jadi Penghalang Utama Investasi Proyek Strategis, Begini Kata Agus Marto
Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara: KPK Selidiki Aliran Dana hingga Kantor Pusat DJP
Tambang Emas Ilegal Poboya Memanas: 4 Data Kontras Pernyataan Wakapolda dan Gubernur Sulteng
PT Kapuas Prima Coal Temukan Indikasi Emas di Kalimantan Tengah, Biaya Eksplorasi Rp421 Juta
Pemprov Jawa Barat Siapkan Rp45 Miliar, 15.293 KK Bogor Terdampak Tambang Tunggu Pencairan
Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Dipertanyakan, Kelas Menengah Indonesia Susut 9,48 Juta Orang