• Sabtu, 18 April 2026

Mengapa Tiket Pesawat Domestik Naik Saat Mudik Lebaran, Ini Penjelasan Resmi Kementerian Perhubungan Indonesia Terbaru Hari Ini

Photo Author
Tim 24 Jam News, Bisnis 24 Jam
- Rabu, 18 Maret 2026 | 15:41 WIB
Deretan pesawat di apron bandara menunjukkan keterbatasan armada aktif yang menjadi salah satu penyebab mahalnya tiket pesawat domestik. (Facebook.com @Garuda Indonesia)
Deretan pesawat di apron bandara menunjukkan keterbatasan armada aktif yang menjadi salah satu penyebab mahalnya tiket pesawat domestik. (Facebook.com @Garuda Indonesia)

Dalam sejumlah pemberitaan sebelumnya, pemerintah juga mendorong optimalisasi utilisasi pesawat agar kapasitas kursi meningkat selama periode angkutan Lebaran.

Upaya tersebut diharapkan dapat menekan tekanan harga akibat tingginya permintaan perjalanan udara domestik.

Baca Juga: Krisis Energi Global Meningkat, Strategi IEA Lepas Cadangan Minyak Jadi Sorotan Pasar Energi Dunia Hari Ini

Faktor Biaya Operasional Maskapai Turut Membentuk Harga Tiket Penerbangan Domestik

Selain faktor supply dan demand, komponen biaya operasional maskapai turut menentukan harga tiket yang dibayar penumpang.

Biaya bahan bakar avtur diketahui berkontribusi sekitar 27 persen hingga 40 persen terhadap struktur ongkos operasional penerbangan domestik.

Selain itu, komponen pajak seperti PPN sebesar 11 persen untuk penerbangan domestik juga memengaruhi harga akhir yang dibayarkan konsumen.

Baca Juga: Harga Minyak Anjlok Lebih 11 Persen Setelah Jalur Energi Dunia Selat Hormuz Kembali Aman Dilintasi Kapal

Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara atau passenger service charge bandara juga menjadi komponen tambahan dalam harga tiket.

Kementerian Perhubungan memastikan evaluasi struktur biaya terus dilakukan bersama pemangku kepentingan industri penerbangan nasional.

Pemerintah Evaluasi Ekosistem Industri Demi Stabilkan Harga Tiket Pesawat Nasional

Pemerintah menyatakan komitmen menjaga stabilitas harga tiket pesawat melalui evaluasi menyeluruh terhadap ekosistem industri penerbangan.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Transportasi Udara Diprediksi Padat, Bagaimana Kesiapan Maskapai dan Kapasitas Kursi

Dudy Purwagandhi mengatakan koordinasi lintas pemangku kepentingan terus dilakukan untuk memastikan kebijakan transportasi udara tetap berpihak kepada masyarakat.

Ia menambahkan transparansi distribusi tiket melalui platform digital juga menjadi perhatian agar tidak menimbulkan distorsi persepsi harga publik.

Dalam konteks jangka panjang, pemulihan jumlah armada dinilai menjadi faktor kunci untuk menciptakan harga tiket yang lebih kompetitif.

Baca Juga: Kelangkaan Avtur Vietnam Picu Evaluasi Rute Maskapai, Dampaknya Terhadap Stabilitas Transportasi Udara

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X