BISNIS24JAM.COM - Bisakah pengunduran diri Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI)meredam tekanan penurunan Indeks Harga Saham Gsbungan (IHSH)?.
Apa artinya bagi posisi Indonesia di indeks global seperti Morgan Stnley Capital International (MSCI)?
Pengunduran Diri Dirut BEI: Sinyal Kepemimpinan di Ujung Krisis Pasar
Iman Rachman, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), mengundurkan diri pada Jumat (30 Januari 2026).
Baca Juga: Krisis Kepercayaan Pasar: IHSG Terkoreksi, Dirut Bursa Efek Indonesia Mundur dari Jabatannya
Sebagai tanggapan terhadap gejolak pasar modal yang terjadi pekan ini dan sebagai bentuk tanggung jawab profesional.
Dalam pernyataannya, Iman menjelaskan bahwa meskipun IHSG menunjukkan perbaikan pada pagi hari, kondisi pasar modal yang bergejolak selama dua hari sebelumnya menjadi alasan utama pengunduran diri.
IHSG & MSCI: Runtuhnya Kepercayaan Investor
Sejak Rabu pekan ini, nilai IHSG turun tajam hingga lebih dari 8%, memicu penghentian perdagangan sementara dan menimbulkan kekhawatiran investor domestik maupun asing.
Baca Juga: Tujuh Nama Menteri Mencuat Dalam Isu Reshuffle Kelima Kabinet Prabowo Subìanto Awal 2026
Situasi memanas setelah MSCI Inc. mengeluarkan peringatan terkait transparansi kepemilikan saham dan struktur data pasar modal Indonesia.
Hal itu dapat berujung pada penurunan peringkat pasar dari Emerging Market jika isu tidak diperbaiki.
Turunnya indeks dan tekanan global ini memicu aliran modal keluar dan menjadi sorotan utama para analis pasar serta otoritas keuangan nasional.
Baca Juga: IHSG Anjlok 7,34 Persen, MSCI Bekukan Indeks Saham Indonesia, BEI Janji Perbaiki Transparansi Data
Pandangan Pemerintah: Mundur untuk Menjaga Kredibilitas Pasar
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pengunduran diri Iman Rachman pantas dihormati dan dapat menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pasar modal.
Menurut Airlangga, pemerintah akan terus mengawasi proses transisi dan mencari pemimpin baru yang dapat menjalankan tata kelola dengan lebih baik.
Artikel Terkait
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026, Antara Profesionalisme, Efisiensi Anggaran, dan Stabilitas Koalisi
Indonesia Kendalikan Produksi Nikel, Harga Global Merangkak Naik dari Level 15.000 Dolar AS
OECD Sebut Pajak Global Bocor Ratusan Miliar, Penghindaran PPN Terjadi dalam Ekonomi Digital
Imlek Festival Nasional 2026 Jadi Strategi Pemerintah Perkuat Toleransi dan Identitas Kebangsaan
Prabowo Instruksikan Penghentian Impor BBM Bertahap Demi Swasembada Energi Nasional 2026
Pemerintah Ambil Alih 1 Juta Ha Lahan dari 28 Korporasi Bermasalah Melalui Danantara Nasional
Mentan Amran Masuk DEN, Pemerintah Dorong Energi Hijau Pertanian Lewat Biodiesel B50 2026
Tekanan Global Dorong Defisit APBN 2025, Realisasi Pajak Hanya 91,7 Persen dari Target
Tujuh Menteri Disebut dalam Isu Reshuffle Kelima Prabowo, Respons Sugiono dan Meutya Jadi Sorotan
IHSG Sempat Turun 7 Persen, Danantara Sebut Keputusan MSCI Tak Ubah Fundamental Pasar Modal