BISNIS24JAM.COM - Bisakah festival budaya menjadi instrumen nyata memperkuat toleransi sosial sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif nasional secara berkelanjutan?
Apa dampak strategis Imlek Festival Nasional 2026 bagi kohesi sosial dan pertumbuhan sektor budaya Indonesia?
Imlek Festival Nasional Dorong Harmoni dan Ekonomi Kreatif
Pemerintah menetapkan Imlek Festival Nasional 2026 sebagai agenda strategis budaya untuk memperkuat harmoni sosial dan ekonomi kreatif nasional.
Baca Juga: Imlek Festival Nasional 2026 Jadi Strategi Pemerintah Perkuat Toleransi dan Identitas Kebangsaan
Festival perdana ini digelar di Lapangan Banteng, Jakarta, selama 17 Februari–3 Maret 2026 dengan pendekatan lintas budaya.
Momentum Imlek yang bertepatan Ramadan mempertegas pesan toleransi dan penghormatan antarumat beragama dalam ruang publik.
Perayaan Budaya Menjadi Instrumen Kebijakan Sosial
Ketua Umum Panitia Imlek Nasional, Irene Umar, menegaskan Imlek Festival merupakan perayaan kebangsaan yang dirancang inklusif dan partisipatif.
Baca Juga: OECD Sebut Pajak Global Bocor Ratusan Miliar, Penghindaran PPN Terjadi dalam Ekonomi Digital
“Imlek Festival 2026 mencerminkan Indonesia yang saling menghormati dalam keberagaman, sekaligus memperkuat identitas kebangsaan,” kata Irene Umar.
Ia menambahkan pendekatan budaya efektif membangun dialog sosial tanpa narasi konfrontatif atau eksklusif.
Rantai Nilai Ekonomi Kreatif Diperluas Nasional
Festival ini melibatkan pelaku UMKM kuliner, seni pertunjukan, kriya, dan industri kreatif lokal di berbagai kota Indonesia.
Baca Juga: Indonesia Kendalikan Produksi Nikel, Harga Global Merangkak Naik dari Level 15.000 Dolar AS
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencatat subsektor kuliner menyumbang 41 persen PDB ekonomi kreatif nasional tahun 2025.
Imlek Festival diharapkan meningkatkan perputaran ekonomi daerah melalui wisata budaya dan konsumsi publik berbasis komunitas.
Artikel Terkait
Sriwijaya Investasi 20 Juta Dolar AS Ke PLTS 262 MWp Morowali dengan BESS untuk Industri Berkelanjutan
Kementan Sebut Dugaan Korupsi Rp27 Miliar Bukan Opini, Didukung dengan Bukti Audit yang Resmi
11 Penambang Ilegal Tewas di Pongkor: Risiko Tambang Tanpa Izin dan Tantangan Ekonomi Warga
Purbaya Kritik Alasan Ekonomi Global Saat 90 Persen Aktivitas RI Bertumpu Permintaan Dalam Negeri
ESDM Catat Sebanyak 1.592 Dokumen Masuk, Namun 45 IUP Tambang Tetap Terancam Dicabut
Reformasi Kepolisian Menguat, Kapolri Tolak Intervensi Politik Lewat Wacana Menteri Kepolisian
ESDM Atur Kuota 2026 Saat Indonesia Dominasi Batu Bara dan Nikel Dunia Demi Stabilitas Harga
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026, Antara Profesionalisme, Efisiensi Anggaran, dan Stabilitas Koalisi
Indonesia Kendalikan Produksi Nikel, Harga Global Merangkak Naik dari Level 15.000 Dolar AS
OECD Sebut Pajak Global Bocor Ratusan Miliar, Penghindaran PPN Terjadi dalam Ekonomi Digital