Bahlil Lahadalia menyampaikan target evaluasi awal selama dua minggu kepada Presiden.
Presiden kemudian meminta percepatan menjadi satu minggu sebagai bentuk komitmen terhadap reformasi sektor pertambangan nasional.
Langkah percepatan ini dinilai penting untuk memastikan kepastian hukum dalam sektor pertambangan dan menjaga kepercayaan investor terhadap iklim usaha nasional.
Temuan Izin Tambang Bermasalah Berawal dari Verifikasi Data Kehutanan
Presiden menyampaikan temuan tersebut setelah melakukan verifikasi laporan ke Kementerian Kehutanan terkait status kawasan hutan lindung.
Hasil verifikasi menunjukkan sejumlah tambang tersebut belum memiliki izin penebangan kayu yang menjadi syarat operasional di kawasan hutan.
Temuan tersebut memperkuat dugaan adanya pelanggaran administratif dalam pengelolaan izin usaha pertambangan di beberapa wilayah.
Baca Juga: Di Balik Kunjungan Luar Negeri Prabowo Subianto Ada Strategi Besar Jaga Stabilitas Energi Ekonomi
Pemerintah menilai penertiban izin menjadi langkah penting untuk memperbaiki tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan.
Kebijakan Tegas Pemerintah Perkuat Reformasi Tata Kelola Sektor Pertambangan Nasional
Kebijakan evaluasi izin tambang merupakan bagian dari agenda reformasi tata kelola sumber daya alam yang ditekankan pemerintahan baru.
Dalam berbagai kesempatan sebelumnya pemerintah menekankan pentingnya hilirisasi dan transparansi sektor energi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Komitmen Prabowo Jaga Utang Negara Jadi Sinyal Positif Investor Dan Pelaku Usaha Nasional Tahun 2026
Presiden menyatakan pengelolaan sumber daya alam harus berada dalam kendali negara untuk memperkuat institusi strategis nasional.
"Harus di tangan negara dan kita bisa memperkuat institusi kita," kata Prabowo Subianto.
Kebijakan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan penerimaan negara dari sektor pertambangan melalui tata kelola yang lebih tertib.****
Artikel Terkait
Kesejahteraan Petani Jadi Sorotan, Data Terbaru Tunjukkan Pendapatan Naik dan Cadangan Beras Nasional Melimpah
Strategi Energi Berubah, Implementasi B50 Perkuat Kemandirian Energi dan Tekan Subsidi Negara
Krisis Energi Global Mengintai, Indonesia Pastikan Diversifikasi Impor LPG Jadi Tameng Ketahanan Energi
Pemerintah Menahan Rasio Utang di 40 Persen Saat Batas Undang Undang 60 Persen Indonesia
Presiden Prabowo Optimistis Indonesia Aman Hadapi Krisis Global Berkat Strategi Diplomasi Energi
Ketahanan Energi Jadi Sorotan, Prabowo Dorong Hilirisasi Energi untuk Kurangi Ketergantungan Impor BBM
Fakta Mengejutkan 70 Persen Perdagangan Asia Timur Lewat Indonesia, Ini Penjelasan Presiden Prabowo
Ketahanan Pangan Masuk Babak Baru, Pemerintah Targetkan Kemandirian Protein Setelah Produksi Beras
Bali Masuk Radar Lokasi Special Financial Center Indonesia, Ini Alasan Pemerintah Menarik Investasi Global
Penertiban Tambang Ilegal Jadi Agenda Prioritas Prabowo untuk Amankan Aset Sumber Daya Alam Indonesia